
KabarJawa.com – Kepolisian Resor (Polres) Bantul menerapkan strategi pengamanan berlapis untuk mengawal rangkaian ibadah Paskah sekaligus mengantisipasi lonjakan wisatawan pada periode libur panjang (long weekend), Jumat (3/4/2026).
Pengamanan ini difokuskan pada rumah ibadah serta sejumlah titik destinasi wisata utama di wilayah Kabupaten Bantul.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, menyatakan bahwa pengerahan personel dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Kamis Putih hingga Jumat Agung, berjalan dengan aman dan tertib.
”Kami pastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Personel telah disiagakan di berbagai titik strategis demi menciptakan rasa aman bagi umat,” ujar Bayu dalam keterangan resminya.
Sterilisasi dan Pengamanan Rumah Ibadah
Pola pengamanan terpadu dilakukan dengan melibatkan unsur TNI serta pengamanan internal gereja.
Fokus utama penjagaan berada di gereja-gereja besar dengan jumlah jemaat tinggi, salah satunya Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran.
Sebelum ibadah dimulai, petugas melakukan sterilisasi area untuk memastikan lokasi bebas dari potensi gangguan keamanan.
Personel ditempatkan di titik vital, meliputi pintu masuk, area dalam gereja, hingga kantong parkir.
Selain penjagaan statis, unit patroli juga dikerahkan untuk memantau kawasan sekitar secara rutin guna mendeteksi potensi gangguan kamtibmas secara dini.
Antisipasi Kepadatan di Jalur Wisata
Selain pengamanan rumah ibadah, Polres Bantul menerjunkan sedikitnya 658 personel untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan.
Kawasan pantai selatan, seperti Parangtritis, dan destinasi wisata alam di Hutan Pinus Dlingo diprediksi menjadi magnet utama kunjungan selama libur panjang Paskah.
Untuk mengatasi potensi kemacetan di jalur-jalur utama menuju objek wisata, Polres Bantul menyiapkan Tim Urai.
Tim ini bertugas melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional dan mengurai kepadatan kendaraan di titik-titik rawan macet.
”Pengamanan tidak hanya dilakukan secara terbuka, tetapi juga melalui langkah preventif. Kami menyiagakan Tim Urai untuk memastikan mobilitas masyarakat dan wisatawan tetap lancar,” tambah Bayu.
Optimalisasi Layanan Aduan Masyarakat
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat selama masa libur panjang.
Melalui koordinasi lintas sektoral dan partisipasi aktif warga, Polres Bantul berharap rangkaian peringatan Paskah serta aktivitas pariwisata di Bantul dapat berlangsung kondusif tanpa kendala keamanan yang berarti.