PLN EPI Gandeng Kementerian Pertanian Luncurkan Program Pertanian Terpadu, Berdayakan Petani dan Dukung Energi Hijau

Bagikan :
Peluncuran Program Pertanian Terpadu/Foto: PLN EPI

KABARJAWA – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk meluncurkan Program Sistem Pertanian Terpadu Tanaman Energi (SPT2E).

Program ini menyasar 50 titik lahan kering dan kritis seluas 500 hektare di Pulau Jawa. Melalui pendekatan monokultur dan tumpang sari, PLN EPI mendorong penguatan ekosistem biomassa sekaligus memberdayakan petani di kawasan marginal.

Tahap Awal Program

PLN EPI pada tahap awal mendistribusikan 160 ribu bibit tanaman multifungsi yang meliputi gamal, kaliandra, indigofera, dan akasia.

Perusahaan menargetkan tanaman-tanaman ini dapat tumbuh optimal di lahan marginal serta memiliki nilai kalor tinggi sebagai bahan substitusi batu bara dalam program cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN Grup.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem biomassa menjadi strategi utama dalam agenda dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan nasional.

Ia menekankan bahwa program ini tak hanya menyasar suplai energi primer, tetapi juga menyentuh aspek keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin memastikan ketersediaan biomassa berkelanjutan bagi cofiring PLTU PLN. Di sisi lain, kami ingin merevitalisasi lahan kritis dengan pendekatan pertanian terpadu yang memberi manfaat langsung bagi petani,” tegas Iwan saat peluncuran program di Jakarta.

Baca juga  Jumlahnya Capai 60 Ribu Orang Lebih, Pemkot Yogyakarta Berencana Tambah Titik Layanan Lansia Terintegrasi

PLN EPI mengirimkan bibit langsung ke lokasi penanaman dengan mempertimbangkan kesesuaian jenis tanaman terhadap kondisi tanah dan iklim lokal.

Beberapa wilayah yang menjadi sasaran program ini meliputi desa-desa di Kabupaten Tegal, Brebes, Cilacap, Rembang, Gunungkidul, dan Blora.

Pelaksanaan Program Pertanian Terpadu

Dalam pelaksanaan program, PLN EPI mengandalkan kemitraan erat dengan Kementerian Pertanian yang menyediakan pendampingan teknis dan penyuluhan di lapangan.

Pendekatan tumpang sari memungkinkan petani menanam tanaman pangan di sela-sela tanaman energi sehingga mereka tetap memperoleh hasil panen secara reguler.

Iwan menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis yang menggabungkan kepentingan energi nasional dengan agenda kedaulatan pangan dan pengentasan kemiskinan pedesaan.

“Kami tidak ingin petani hanya menjadi penonton dalam transisi energi hijau. Mereka harus menjadi pelaku utama,” tambahnya.

PLN EPI menargetkan pasokan biomassa sebesar 3 juta ton pada tahun 2025 melalui program-program seperti SPT2E. Upaya ini menjadi bagian dari roadmap dekarbonisasi PLN Grup yang berkomitmen untuk menekan emisi karbon secara bertahap, seiring transisi ke energi bersih.

Baca juga  Jadwal dan Lokasi Bus SIM Keliling Hari ini 12 Februari Kota Jogja

Program Sistem Pertanian Terpadu Tanaman Energi (SPT2E) tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas lahan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis komunitas.

Dengan mengintegrasikan pertanian dan energi dalam satu sistem terpadu, PLN EPI membuktikan bahwa transisi energi hijau dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat desa.

Sebagai subholding dari PT PLN (Persero), PLN EPI berperan penting dalam menjamin pasokan energi primer secara efisien dan berkelanjutan.

Perusahaan ini menjalankan konsolidasi logistik, pengadaan energi primer, serta pengembangan ekosistem rantai pasok yang resilien. PLN EPI menargetkan menjadi perusahaan global dalam penyediaan solusi energi primer terintegrasi yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Dengan Program SPT2E ini, PLN EPI mengukir langkah nyata menuju masa depan energi hijau yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya