Perolehan Zakat Semester I 2024 Capai Rp4,85 Miliar, BAZNAS Kota Yogyakarta Tegaskan Transparansi dan Digitalisasi jadi Kunci

Bagikan :
Perolehan Zakat Semester I 2024/Foto: Baznas Yogyakarta

KABARJAWA- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta kembali mencatat prestasi gemilang.

Catatan ini tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi bukti nyata bagaimana kepercayaan masyarakat mengalir deras kepada BAZNAS Kota Yogyakarta.

Perolehan Zakat Semester I 2024

Lembaga penghimpun zakat resmi milik pemerintah ini berhasil mencatat perolehan zakat semester I tahun 2024 hingga Rp4,85 miliar. Dari jumlah itu, Rp4,05 miliar sudah disalurkan kepada mustahik sesuai ketentuan asnaf.

Lebih mengejutkan lagi, hingga Agustus 2025, total penghimpunan zakat telah menembus lebih dari Rp6 miliar atau setara 60 persen dari target tahunan. Target tahun 2025 sendiri adalah Rp11,7 miliar.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Yogyakarta, Abdu Samik, menegaskan optimismenya saat menggelar jumpa pers di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Kamis (4/9). Dengan wajah penuh keyakinan, ia menyampaikan pesan kuat kepada publik.

“Alhamdulillah, perolehan zakat hingga Agustus sudah lebih dari 60 persen dari target. Kami yakin target Rp11,7 miliar tahun ini bisa tercapai, bahkan terlampaui,” ujar Abdu.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Bedah Dua Rumah Warga Rusak Berat, Libatkan Bank BPD DIY dan Baznas

Ia menekankan bahwa lonjakan zakat tidak datang begitu saja. Transparansi dan digitalisasi layanan menjadi faktor kunci yang menguatkan kepercayaan masyarakat. Sistem digital membuat proses zakat berjalan cepat, akuntabel, dan mudah diakses siapa saja.

“Alhamdulillah, dengan dukungan masyarakat dan sinergi pemerintah kota, penghimpunan zakat di Yogyakarta terus tumbuh positif. Ke depan, kami akan memperkuat peran zakat untuk mendukung program pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, Misbachrudin, juga mengingatkan bahwa penyaluran zakat mengedepankan prinsip mendahulukan warga Yogyakarta. Di saat lembaga lain bisa menyalurkan zakat ke luar kota dengan bebas, BAZNAS Kota Yogyakarta berbeda.

“Prinsip kami adalah mendahulukan masyarakat Kota Yogyakarta sendiri. Karena di setiap daerah sudah ada BAZNAS dengan kewenangannya masing-masing,” jelasnya.

Namun, Misbachrudin tidak menutup mata terhadap tantangan. Banyak muzakki berdomisili di luar kota, tetapi membayar zakat melalui BAZNAS Kota Yogyakarta. Tidak jarang mereka berharap agar zakat yang mereka tunaikan juga dirasakan oleh warga di sekitar domisili mereka.

“Pernah ada kasus zakat kita salurkan sampai ke luar kota, kami ditegur. Maka dari itu, sekarang kita lebih disiplin sesuai regulasi,” ujarnya.

Baca juga  Eks Bupati Sleman Sri Purnomo Resmi Ditahan Kejari, Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata 2020

Skema Penyaluran Zakat

BAZNAS Kota Yogyakarta menyalurkan zakat dengan dua skema. Pertama, konsumtif, berupa bantuan paket pangan dan kebutuhan darurat. Kedua, produktif, yaitu zakat yang diarahkan untuk membangun masa depan masyarakat melalui ekonomi kreatif dan pendidikan.

Beasiswa menjadi program utama. BAZNAS mendukung siswa SD dan SMP melalui penguatan spiritual, kegiatan keagamaan di sekolah, beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an, kader remaja masjid, hingga anak-anak keluarga kurang mampu.

Selain itu, bantuan diberikan untuk guru honorer sekolah swasta maupun non-ASN, termasuk dukungan biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tidak berhenti di situ, BAZNAS juga membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sosial keagamaan.

“Kemarin, kita menyelesaikan pembayaran 500 premi untuk marbot masjid. Kuotanya kemudian kita tambah menjadi 800 peserta untuk pekerja sosial keagamaan, termasuk ustaz, karyawan pondok pesantren, dan aktivis dakwah, terutama yang kurang mampu,” ungkap Misbachrudin.

Keberhasilan BAZNAS Kota Yogyakarta mengelola dana zakat tidak bisa lepas dari prinsip keterbukaan. Publik bisa mengakses laporan, melihat alur distribusi, hingga memantau dampak zakat secara langsung.

Baca juga  UAJY Gandeng BKSAP DPR RI Bahas Komunikasi Politik, Diplomasi Parlemen, dan Peran Generasi Muda

Langkah ini membuat muzakki semakin yakin bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar sampai kepada yang berhak.

Dengan strategi ini, BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil mematahkan keraguan dan membuktikan diri sebagai lembaga zakat yang modern, akuntabel, dan profesional. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid