
KabarJawa.com – Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) resmi melayani penerbangan umrah langsung menuju Madinah dan Jeddah.
Layanan ini menjadi babak baru konektivitas internasional dari selatan Pulau Jawa sekaligus membuka akses lebih mudah bagi jamaah menuju Tanah Suci tanpa harus transit melalui kota lain.
Penerbangan perdana menggunakan pesawat berbadan lebar Garuda Indonesia Airbus A330-343 dengan nomor penerbangan GA-6711 menuju Jeddah telah mengudara pada 15 Juni 2026.
Momentum tersebut menjadi kelanjutan keberhasilan YIA setelah sebelumnya melayani penerbangan embarkasi dan debarkasi haji.
Bagi banyak calon jamaah, layanan ini menjadi kabar yang telah lama dinantikan.
Selain memangkas waktu perjalanan, keberangkatan langsung dari Yogyakarta dinilai lebih nyaman, terutama bagi jamaah lanjut usia yang selama ini harus menempuh perjalanan tambahan menuju bandara embarkasi lain.
Sudah Berangkatkan 593 Jamaah
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, mengungkapkan hingga Kamis (18/6/2026), YIA telah melayani dua penerbangan umrah langsung menuju Arab Saudi.
Total jamaah yang telah diberangkatkan mencapai 593 orang.
“Sampai dengan saat ini kami memberangkatkan dua penerbangan umrah dengan Garuda Indonesia menuju Jeddah dan Madinah, dengan total 593 orang jamaah umrah. Jamaah tersebut tidak hanya berasal dari wilayah DIY, tetapi juga dari Banjarmasin, Pontianak, dan Palangkaraya,” kata Thamrin.
Data tersebut menunjukkan daya tarik YIA tidak hanya berasal dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Keberangkatan jamaah dari Kalimantan menjadi sinyal bahwa YIA mulai diperhitungkan sebagai salah satu pusat penerbangan internasional baru di Indonesia.
YIA Siapkan 11 Penerbangan Charter Umrah
Kesuksesan penerbangan perdana langsung disambut dengan rencana pengembangan layanan berikutnya.
Manajemen bandara mengungkapkan terdapat 11 penerbangan charter umrah yang telah dijadwalkan menggunakan fasilitas YIA sepanjang musim umrah tahun ini.
Tingginya jumlah penerbangan tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses langsung menuju Arab Saudi.
Rencana Penerbangan Umrah dari YIA
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Penerbangan yang sudah terlaksana | 2 penerbangan |
| Jamaah yang telah diberangkatkan | 593 orang |
| Penerbangan charter yang disiapkan | 11 penerbangan |
| Destinasi | Jeddah dan Madinah |
| Maskapai | Garuda Indonesia |
Menurut Thamrin, seluruh aspek operasional bandara telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran layanan tersebut.
Bidik Penerbangan Reguler ke Arab Saudi
Di balik keberhasilan penerbangan charter, terdapat target yang lebih besar.
YIA berharap rute umrah langsung menuju Jeddah dan Madinah dapat berkembang menjadi penerbangan reguler.
“Kami menyatakan siap dan menyambut baik potensi berkembangnya rute-rute baru melalui YIA seperti rute YIA-Jeddah dan YIA-Madinah yang telah memberangkatkan penerbangan haji dan umrah kali ini. Semoga penerbangan charter umrah ke depannya dapat menjadi regular flight,” ujarnya.
Jika tingkat keterisian penumpang terus tinggi, peluang pembukaan jadwal penerbangan reguler dinilai semakin realistis.
Hal ini juga dapat memperkuat posisi YIA dalam jaringan penerbangan internasional Indonesia.
Perkuat Posisi YIA sebagai Gerbang Internasional
Manajemen bandara memastikan seluruh layanan bagi jamaah telah disiapkan secara menyeluruh.
Mulai dari proses check-in, pemeriksaan keamanan, pelayanan terminal, hingga koordinasi dengan maskapai dan instansi terkait berjalan sesuai standar penerbangan internasional.
Suasana terminal keberangkatan juga tampak lebih hidup dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah keluarga terlihat mengantar jamaah sejak dini hari, sementara petugas bandara memberikan pendampingan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
Menurut Thamrin, keberhasilan melayani penerbangan haji dan umrah secara langsung menjadi bukti kapasitas YIA sebagai salah satu gerbang internasional penting di Indonesia bagian selatan.
“Melalui pelaksanaan Charter Umrah Flight ini, YIA berkomitmen memperkuat perannya sebagai salah satu gerbang transportasi udara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, sekaligus mendukung peningkatan konektivitas penerbangan internasional dari dan ke Yogyakarta,” katanya.
Kemudahan Baru bagi Jamaah
Keberadaan penerbangan langsung menuju Madinah dan Jeddah menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Yogyakarta, Jawa Tengah, hingga daerah lain yang selama ini harus melakukan perjalanan tambahan sebelum terbang ke Arab Saudi.
Selain lebih efisien, penerbangan langsung juga mengurangi risiko kelelahan akibat transit yang panjang.
Dengan 11 penerbangan charter yang telah disiapkan dan dukungan penuh berbagai pemangku kepentingan, YIA optimistis layanan umrah langsung akan terus berkembang.