
KabarJawa.com-Senin (20/10/2025) sore sekitar pukul 16.30 WIB, seorang warga setempat, berinisial PP (32), tiba-tiba menjadi korban penyerangan brutal oleh seorang pemuda asal Banyumas.
Tanpa ampun, pelaku menusuk korban menggunakan benda tajam. Akibat serangan itu, korban sempat keliyengan dan dilarikan untuk mendapat pertolongan.
Peristiwa berdarah itu terjadi di kompleks Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Depok, Dusun Depok, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.
Sore itu, korban yang hendak mengambil sepeda motornya di bengkel, sama sekali tidak menyangka langkah kakinya akan berujung petaka.
Pertikaian di Depan Kos
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Handoyo, korban berjalan kaki melintasi depan kos pelaku. Di depan kos itu, pelaku tengah duduk bersama pacarnya.
Entah terpicu apa, pelaku tiba-tiba berdiri sambil menggenggam kunci L dan melontarkan makian kepada korban.
“Pelaku menantang korban dan langsung menyerang dengan kunci L yang mengenai punggung dan kepala bagian belakang korban,” ujar Iptu Rita.
Korban yang tidak membalas serangan itu memilih mundur dan berusaha mencari adiknya, Dwi Edy Prasetyo (30), untuk membantu menenangkan situasi.
Tak lama kemudian, Dwi tiba di lokasi. Namun, kedatangan sang adik justru membuat pelaku semakin beringas.
Ketika korban dan adiknya mencoba berdialog, pelaku kembali menantang. Tanpa peringatan, ia melancarkan serangan kedua. Kali ini, ia menggunakan benda tajam lebih tak lazim, sebuah cula ikan pari.
Korban sempat merasakan tusukan di bagian pinggang kiri. Darah mengalir pelan, membuat tubuhnya lemas dan kepalanya berputar.
“Korban mengaku keliyengan dan kesakitan di punggung bagian kiri,” tutur Iptu Rita.
Melihat korban terhuyung, saksi lain bernama Gatot Yuwono (43) berlari mendekat. Ia membantu mencabut benda yang menancap di tubuh korban.
Betapa terkejutnya ia ketika melihat bahwa benda itu bukan pisau, melainkan cula ikan pari yang biasa digunakan nelayan untuk menangkap ikan besar.
Korban segera dibawa ke tempat aman di gudang ikan. Sementara itu, pelaku kabur ke arah perkampungan.
Warga Serahkan Pemuda Banyumas ke Polisi
Tak butuh waktu lama, Unit Reskrim Polsek Kretek bergerak cepat usai menerima laporan dari korban. Petugas mendatangi lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, warga berhasil menangkap dan menyerahkan pelaku ke kantor polisi.
Pelaku berinisial M alias C (28), warga Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, yang sudah beberapa bulan berdomisili di kawasan Kretek, Bantul.
Saat pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku emosi karena masalah sepele yang belum sempat dijelaskan secara detail.
Polisi langsung melakukan penahanan dan mengamankan barang bukti berupa satu cula ikan pari untuk melukai korban. Pelaku kini berada di Polsek Kretek untuk penyidikan lebih lanjut.
“Saat ini, berkas perkara sedang kami lengkapi sebelum dikirim ke jaksa penuntut umum,” kata Iptu Rita.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk di punggung kiri dan lebam di kepala. Ia juga mengaku masih merasakan pusing dan trauma berat.
Sementara itu, adik dan saksi-saksi berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas tindakan brutal tersebut.
Polsek Kretek kini terus mendalami motif penyerangan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melapor jika melihat potensi keributan.
“Kami mengapresiasi warga yang cepat tanggap menyerahkan pelaku. Tindakan kekerasan seperti ini tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun,” tegas Iptu Rita. (ef linangkung)