Pemkot Yogyakarta Identifikasi Permasalahan Uji Coba Pedestrian 24 Jam di Malioboro

Bagikan :
Uji Coba Pedestrian 24 Jam di Malioboro/Foto: Pemkot Yogyakarta

KabarJawa.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai melakukan identifikasi permasalahan dan kekurangan terkait uji coba pedestrian 24 jam di kawasan Malioboro.

Uji coba yang berlangsung selama dua hari pada awal Desember 2025 tersebut bertujuan untuk menilai berbagai dampak sekaligus merumuskan strategi penerapan pedestrian permanen di masa mendatang.

Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta.

Identifikasi Permasalahan Uji Coba Pedestrian 24 Jam di Malioboro

Salah satu fokus utama identifikasi ialah penyediaan parkir kendaraan pengunjung Malioboro.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan Sultan HB X secara bertahap.

Menurut Hasto, uji coba pedestrian 24 jam di Malioboro pada 7 Oktober 2025 lalu juga menjadi bagian dari strategi untuk mengidentifikasi permasalahan operasional di lapangan.

“Ngarso Dalem sangat bijak. Beliau menekankan agar kita memperhatikan kondisi lapangan terlebih dahulu. Jadi, arahannya sekarang adalah identifikasi dulu, tanpa dipaksakan,” ujar Hasto.

Baca juga  Tempat Wisata Romantis di Jogja Buat Pasangan yang Jarang Ketemu Tapi Mau Quality Time

Ia menekankan, setiap uji coba bertujuan memberikan data konkret agar penerapan pedestrian dapat berjalan efektif dan minim gangguan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Hasto mengungkapkan, arahan Gubernur DIY menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan parkir sebelum penerapan pedestrian penuh.

“Kita harus memikirkan area atau space yang bisa dipakai untuk parkir. Persiapan harus matang, termasuk mencari lokasi yang bisa diakuisisi untuk relokasi parkir,” jelas Hasto.

Ia mencontohkan, kawasan Ketandan dapat berkembang sebagai lokasi cadangan parkir sekaligus menjadi area Chinatown di Yogyakarta.

Selain itu, Sultan HB X memberikan arahan agar tekanan kendaraan terhadap Malioboro dapat berkurang. Salah satunya adalah dengan mengaktifkan parkir di Giwangan.

Dampak Uji Coba Pedestrian dan Penutupan Titik Nol Kilometer

Pemkot Yogyakarta mengakui, uji coba pedestrian yang menutup akses di Titik Nol Kilometer pada 1-2 Desember 2025 menimbulkan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas.

Oleh sebab itu, pada kegiatan besar seperti acara KPK di kawasan Malioboro akhir pekan ini, akses jalan di Titik Nol tetap buka untuk bus, angkutan umum, becak, dan andong.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Catat Kinerja Fisik Tertinggi se-DIY, Hasto Wardoyo: Akhir Tahun Kami Gaspol!

Sultan HB X menegaskan, Pemerintah Daerah akan mengidentifikasi seluruh kekurangan sebelum memutuskan penerapan pedestrian 24 jam secara permanen.

Temuan permasalahan, seperti ketersediaan parkir di sirip-sirip jalan, menjadi bahan pembahasan.

“Kalau belum bisa, kita harus memperbaikinya terlebih dahulu agar beban Malioboro berkurang,” ujarnya.

Sultan HB X menambahkan, percobaan pedestrian telah memberikan data penting yang memungkinkan Pemkot dan Pemda DIY merumuskan langkah lebih realistis.

Salah satunya dengan memanfaatkan lahan eks-UPN di Ketandan untuk parkir atau memindahkan area parkir ke lokasi yang lebih strategis.

Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan, setiap langkah terkait pedestrian 24 jam akan bertahap dan berbasis data lapangan.

Identifikasi permasalahan, penataan parkir, hingga penyesuaian arus lalu lintas menjadi prioritas utama agar kawasan Malioboro tetap nyaman bagi wisatawan, pedagang, dan warga lokal.

“Kegiatan ini memberi kita pemahaman lebih baik tentang apa yang harus diperbaiki, sehingga penerapan pedestrian bisa efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan langkah sistematis ini, Pemkot Yogyakarta berharap penerapan pedestrian Malioboro akan berjalan mulus dan ramah bagi wisatawan.

Baca juga  Parkir Abu Bakar Ali Resmi Pindah, Ketandan Jadi Lokasi Baru Mulai 29 April 2025

Namun, ini tetap mendukung mobilitas warga lokal, sekaligus menjaga ikon budaya dan ekonomi kawasan Malioboro tetap hidup. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya