Pemkot Yogyakarta Alihkan Pengelolaan Cadangan Beras ke Foodstation XT Square, Pastikan Stok Siap Hadapi Bencana

Bagikan :
Pengelolaan Cadangan Beras Yogyakarta/Foto: Pemkot Yogyakarta

KABARJAWA – Pemerintah Kota Yogyakarta akhirnya memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan cadangan beras pangan pemerintah daerah ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Yogyakarta, PT Jogjatama Vishesha (Perseroda). Keputusan itu menandai langkah besar Pemkot Yogyakarta dalam memperkuat ketahanan pangan warganya.

Pemkot Yogyakarta sebelumnya mempercayakan pengelolaan cadangan beras pada Taru Martani, BUMD milik Pemda DIY. Namun, kehadiran Foodstation Jogja Setia di XT Square membuka babak baru pengelolaan cadangan beras pemerintah.

Alasan Pemindahan Pengelolaan Cadangan Beras

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi mengatakan pengalihan pengelolaan cadangan beras ini terjadi karena Jogjatama Vishesha sudah memiliki foodstation yang representatif di XT Square.

Ia menegaskan foodstation tersebut tidak hanya menyediakan sembako, tetapi juga siap menjadi pusat kulakan bahan pangan untuk kebutuhan darurat warga Kota Yogyakarta.

“Karena masih ada tempat, pihak Jogjatama menawarkan pengelolaan cadangan pangan pemerintah daerah. Jadi kami akan mengalihkan pengelolaan cadangan pangan dari Taru Martani ke Jogjatama Vishesha,” ujar Sukidi.

Sukidi mengungkapkan proses administrasi perpindahan pengelolaan cadangan beras dari Taru Martani ke Jogjatama Vishesha sedang berjalan.

Baca juga  31 Simbol Sakral Muncul dalam Kain Singep Cupu Kyai Panjala pada Prosesi Malem Selasa Kliwon 29 September 2025, Ini Makna yang Beredar

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta kini sedang merumuskan perjanjian kerja sama dengan Jogjatama Vishesha. Proses tersebut juga melibatkan Bagian Perekonomian dan Kerjasama serta Bagian Hukum Pemkot Yogyakarta.

Ia memastikan pemindahan cadangan pangan itu akan rampung setelah seluruh administrasi selesai. Sukidi menegaskan beras cadangan pangan Pemkot Yogyakarta harus selalu dalam kondisi siap pakai kapan pun dibutuhkan.

“Pemindahan atau pengalihan beras cadangan pangan pemerintah daerah akan selesai setelah administratifnya rampung,” ungkap Sukidi.

Ia menegaskan cadangan pangan beras akan sangat vital saat keadaan darurat, seperti ketika terjadi gempa atau musibah lain. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta memastikan beras cadangan harus selalu baru dan layak konsumsi.

“Beras itu standby ada terus. Yang jelas beras harus dalam keadaan siap, kalau nanti kami kapan pun butuhkan,” papar Sukidi.

Jumlah Cadangan beras

Sukidi menyebut jumlah cadangan beras pangan Kota Yogyakarta saat ini mencapai 65,08 ton. Jenis beras yang digunakan untuk cadangan pangan adalah beras medium.

Baca juga  Panitia PORDA DIY XVII Minta Maaf, Lanyard Medali Salah Tulis Angka Romawi

Menurutnya, aturan lama mengharuskan cadangan beras minimal 120 ton. Namun, aturan baru Badan Pangan Nasional dan Instruksi Gubernur menyesuaikan jumlah cadangan beras Pemkot Yogyakarta menjadi minimal 47 ton.

“Dengan peraturan dari Badan Pangan Nasional yang baru dan Instruksi Gubernur, cadangan beras Pemkot Yogyakarta minimal 47 ton, sehingga cadangan pangan di Kota Yogyakarta sementara ini cukup,” tambah Sukidi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jogjatama Vishesha Dedi menegaskan Foodstation Jogja Setia siap mengemban amanah mengelola cadangan beras Pemkot Yogyakarta.

Pihaknya akan memastikan keberadaan foodstation sebagai pusat kulakan sembako sekaligus penopang utama ketahanan pangan daerah.

“Foodstation Jogja Setia dibentuk dengan konsep mengelola cadangan pangan khususnya beras milik Pemkot Yogyakarta sehingga daerah akan memiliki ketahanan pangan,” tandas Dedi.

Keputusan Pemkot Yogyakarta untuk mempercayakan pengelolaan cadangan beras pada foodstation Jogjatama Vishesha di XT Square menjadi langkah strategis menghadapi risiko bencana.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan warga Yogyakarta. (ef linangkung)

Baca juga  Longsor di 7 Titik Kulon Progo akibat Hujan Ekstrem, 4 Rumah Rusak dan 2 Ruas Jalan Terputus

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya