
KabarJawa.com – Negara menjadwalkan penghormatan terakhir kepada Kopral Dua (Kopda) Anumerta Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan.
Prosesi pemakaman militer direncanakan berlangsung secara khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu (5/4/2026) pagi.
Rangkaian penghormatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan upacara persemayaman di rumah duka yang terletak di Kapanewon Lendah.
Upacara persemayaman tersebut dijadwalkan dipimpin langsung oleh Pangdam IM selaku Inspektur Upacara sebelum jenazah diberangkatkan menuju lokasi pemakaman.
Protokol Pemakaman Militer di TMP Giripeni
Jenazah dijadwalkan tiba di TMP Giripeni sekitar pukul 09.00 WIB untuk menjalani upacara pemakaman militer penuh. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, yang akan memimpin jalannya prosesi pemakaman hingga liang lahad.
Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Infanteri Dyan Niti Sukma, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan upacara disusun berdasarkan protokol militer resmi.
Pelaksanaan upacara militer penuh ini juga didasarkan pada permintaan pihak keluarga almarhum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi almarhum selama bertugas.
“Prosesi pemakaman dilakukan dengan upacara militer penuh sesuai permintaan keluarga,” ujar Letkol Inf Dyan Niti Sukma dalam keterangan persnya, Sabtu malam.
Rencana Penghormatan Salvo dan Penyerahan Bendera
Sebagai gambaran umum prosesi, puncak penghormatan akan ditandai dengan dentuman tembakan salvo oleh satu regu pasukan penembak.
Tembakan serentak ke udara ini merupakan simbol penghormatan tertinggi militer bagi prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara maupun misi internasional.
Setelah peti jenazah diturunkan, petugas protokol akan melakukan prosesi pelipatan bendera Merah Putih yang sebelumnya menyelimuti peti tersebut.
Prosesi ini dilakukan secara presisi sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap identitas nasional yang melekat pada pengabdian prajurit.
Bendera tersebut kemudian diserahkan secara resmi oleh Inspektur Upacara kepada pihak keluarga ahli waris.
Penyerahan ini merupakan representasi simbolis bahwa negara mengakui serta mengapresiasi pengorbanan dan pengabdian almarhum dalam menjalankan misi kemanusiaan di bawah naungan PBB.
Misi Perdamaian Dunia
Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon merupakan bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah konflik Lebanon Selatan.
Kepergiannya menjadi catatan penting kontribusi personel TNI dalam menjaga perdamaian internasional di bawah mandat UNIFIL.
Seluruh rangkaian upacara pemakaman ini direncanakan selesai pada siang hari dengan dihadiri oleh keluarga, rekan sejawat, serta jajaran pejabat tinggi TNI.
Penjagaan dan pengaturan lalu lintas di sekitar jalur menuju TMP Giripeni juga telah disiapkan oleh petugas gabungan guna kelancaran prosesi.