
KabarJawa.com – Perusahaan manajemen event dan jasa pengadaan, Grace Management, secara resmi mengoperasikan kantor pusat baru yang berlokasi di kawasan Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (12/12). Langkah ini menandai transisi operasional perusahaan yang sebelumnya berbasis rumahan (home based) di kawasan Barsa City, menuju fasilitas kantor representatif guna mendukung penguatan koordinasi bisnis secara profesional.
Peresmian kantor yang terletak di Jl. Sido Maju No.5 Nayan ini menjadi sinyalemen pertumbuhan perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan. Kehadiran infrastruktur fisik baru tersebut diproyeksikan sebagai pusat kendali strategis untuk mengelola berbagai unit bisnis yang kini tengah merambah pasar regional maupun nasional. Selain sebagai pusat administrasi, kantor ini difungsikan sebagai ruang pertemuan representatif bagi klien sektor privat maupun mitra strategis dari sektor pemerintahan.
Bersamaan dengan seremoni pembukaan kantor, manajemen turut mengumumkan langkah akuisisi strategis terhadap Valio Bridal. Dengan penggabungan ini, Valio Bridal kini secara operasional berada di bawah naungan Grace Management. Integrasi ini dilakukan untuk menyelaraskan standar layanan jasa pernikahan agar lebih terpadu, terutama dalam memenuhi permintaan pasar yang menginginkan konsep pelayanan satu pintu (one-stop service) yang berkualitas.
Restrukturisasi Kepemimpinan dan Diversifikasi Unit Usaha
Dalam pemaparan manajerial saat acara berlangsung, Founder Grace Management, Vita Dewi, mengonfirmasi bahwa saat ini perusahaan berada di bawah kepemilikan dan kepemimpinan Marco Hauw selaku Owner Grace Management. Di bawah kepemimpinan baru ini, perusahaan melakukan reaktivasi dan pengembangan berbagai lini bisnis yang lebih luas, melampaui fokus awal di bidang Wedding Organizer.
Ekspansi yang dilakukan mencakup sektor pariwisata melalui unit Tour & Travel, serta keterlibatan aktif dalam proyek pemerintah yang meliputi bidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Selain itu, perusahaan kini merambah sektor pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme tender pemerintahan dan platform E-Katalog. Jangkauan operasional bisnis ini dilaporkan telah meluas ke beberapa kota strategis, di antaranya Semarang, Tegal, Jakarta, Surabaya, Malang, hingga Bali.
Secara legalitas, Grace Management beroperasi di bawah payung hukum CV. Danji Mitra Jaya. Perusahaan ini bergerak spesifik di bidang procurement (pengadaan) barang dan jasa yang melayani sektor korporasi serta pemerintah. Layanan ini dapat diakses melalui berbagai platform pengadaan digital resmi seperti Mbizmarket, Siplah, Inaproc V6, dan beberapa kanal lainnya dengan menggunakan identitas brand DMJ Pro.

Integrasi Layanan Social Event dan Portofolio Bisnis Terpadu
Meskipun melakukan diversifikasi ke sektor pengadaan, segmen social event tetap menjadi salah satu pilar utama perusahaan. Untuk kebutuhan pernikahan, ulang tahun, hingga pertemuan sosial lainnya, perusahaan tetap mengedepankan brand Grace Organizer. Segmen ini didukung oleh unit usaha internal lainnya seperti Grace Cinemart untuk layanan dokumentasi visual (foto dan video), serta Grace Entertainment yang merupakan unit bisnis tertua dalam struktur perusahaan tersebut.
Unit usaha Grace Entertainment memiliki nilai historis dalam perkembangan perusahaan, mengingat bidang ini berawal dari peran Vita Dewi sebagai penyanyi pernikahan yang kemudian berkembang menjadi fondasi manajemen. Dalam kesempatan peresmian kantor ini, manajemen juga memperkenalkan unit bisnis terbaru bernama Grace Paws. Unit ini secara khusus bergerak sebagai penyelenggara acara bagi pemilik hewan peliharaan, guna merespons kebutuhan pasar yang semakin beragam di sektor pet-social event.
Melalui penguatan struktur di CV. Danji Mitra Jaya, perusahaan juga menaungi anak perusahaan berbasis UMKM dengan identitas Excell Wisata Tour & Travel. Unit ini difokuskan pada penyediaan paket perjalanan wisata baik untuk skala domestik maupun internasional. Seluruh langkah strategis ini menegaskan posisi Grace Management sebagai entitas bisnis yang dinamis dan terintegrasi dalam berbagai sektor jasa di Indonesia.***