
KabarJawa.com– Suasana tenang di Dusun Ploso, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo berubah pada Selasa pagi (16/6/2026).
Seekor monyet liar tiba-tiba muncul dan berkeliaran di area permukiman warga. Kehadiran satwa liar tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat dan memicu beragam spekulasi mengenai dari mana hewan itu berasal.
Kemunculan primata tersebut bahkan sempat terekam kamera telepon seluler milik warga. Rekaman video yang kemudian beredar di kalangan masyarakat itu memperlihatkan seekor monyet berukuran sedang bergerak lincah di antara semak-semak, pepohonan, hingga lahan kosong.
Kemunculan Monyet Liar Ploso
Hewan tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 08.35 WIB. Dalam hitungan menit, kabar kemunculannya menyebar dari mulut ke mulut.
Beberapa warga kemudian berusaha mengamati dari kejauhan, sementara sebagian lainnya memilih mengabadikan momen langka tersebut menggunakan ponsel.
Ali, salah seorang warga setempat, menjadi saksi yang melihat langsung keberadaan satwa liar tersebut. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui seekor monyet berkeliaran di lingkungan yang selama ini jauh dari habitat primata.
“Ada monyet liar min, berkeliaran di area Ploso, Banguncipto, Sentolo, Kulon Progo pagi ini sekitar jam 08.35 WIB,” ujarnya.
Dalam video yang beredar, monyet tersebut tampak aktif berpindah dari satu titik ke titik lain. Hewan itu melompat dari semak ke pohon, kemudian turun ke tanah sebelum kembali bergerak menuju area yang lebih rimbun. Gerakannya yang cepat membuat sebagian warga kesulitan mengikuti arah pergerakannya.
Meski tidak menunjukkan perilaku agresif, kemunculan monyet liar di tengah permukiman tetap menimbulkan kewaspadaan.
Warga menyadari bahwa satwa liar yang merasa terancam dapat bertindak di luar dugaan, terlebih jika berada di lingkungan yang asing atau dikelilingi banyak orang.
Imbauan untuk Masyarakat
Hingga berita ini tayang, belum ada laporan mengenai korban maupun kerusakan fasilitas akibat kemunculan primata tersebut.
Monyet itu juga tidak terlihat menyerang warga atau memasuki rumah penduduk. Namun demikian, masyarakat tetap memilih menjaga jarak untuk menghindari kemungkinan buruk.
Kemunculan monyet liar di wilayah permukiman memunculkan berbagai dugaan. Sebagian warga menduga hewan tersebut merupakan satwa peliharaan yang lepas dari pemiliknya.
Dugaan lain mengarah pada kemungkinan monyet itu berasal dari kawasan habitat alami yang berada cukup jauh dari lokasi permukiman.
Tidak sedikit pula yang mengaitkan fenomena tersebut dengan berkurangnya sumber makanan di habitat aslinya.
Kondisi itu kerap memaksa satwa liar keluar dari kawasan hutan dan mendekati wilayah yang dihuni manusia untuk mencari makan.
Fenomena pergerakan satwa liar menuju area permukiman bukan kali pertama terjadi di sejumlah daerah.
Perubahan kondisi lingkungan, berkurangnya tutupan vegetasi, hingga faktor ketersediaan pakan sering menjadi pemicu satwa mencari sumber makanan alternatif di luar habitatnya.
Di tengah rasa penasaran warga, aparat dan pihak terkait mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau memancing monyet tersebut dengan makanan. Tindakan yang tidak tepat justru berpotensi memicu respons agresif dari hewan liar.
Warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah dan membawa makanan di area terbuka. Aroma makanan kerap menarik perhatian satwa liar sehingga dapat memicu hewan mendekati manusia.
Selain itu, masyarakat sebaiknya segera melaporkan apabila kembali melihat keberadaan monyet tersebut, terutama jika pergerakannya mulai memasuki rumah warga atau menunjukkan perilaku yang meresahkan.
Laporan dapat disampaikan kepada Ketua RT atau RW setempat, relawan kebencanaan, maupun petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kulon Progo agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan aman.
Sementara itu, keberadaan monyet liar yang sempat menggegerkan warga Ploso masih menjadi perhatian masyarakat setempat.
Banyak warga berharap satwa tersebut segera kembali ke habitatnya tanpa menimbulkan gangguan maupun risiko bagi lingkungan sekitar.
Untuk saat ini, warga memilih tetap waspada sambil menunggu langkah penanganan dari pihak terkait apabila monyet liar tersebut kembali menampakkan diri di kawasan permukiman Dusun Ploso. (ef linangkung)