Merapi Kembali Bergemuruh Dini Hari, Dua Kali Luncurkan Awan Panas ke Barat Daya

Bagikan :
Awan panas Merapi meluncur ke sektor barat daya pada Senin dini hari. (Ist)

KabarJawa.com – Dini hari di Gunung Merapi kembali memantulkan cahaya samar dari guguran awan panas. Senin (3/11) pukul 00.31 dan 00.37 WIB, gunung api paling aktif di Indonesia ini kembali menunjukkan aktivitasnya.

Dua kali berturut-turut, Merapi meluncurkan awan panas ke arah barat daya, membawa dentum pelan yang terdengar di tengah suasana malam.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian pertama terjadi pukul 00.31 WIB dengan jarak luncur sekitar 1.500 meter, amplitudo maksimal 73 mm, dan durasi 146 detik.

Enam menit kemudian, pukul 00.37 WIB, Merapi kembali meluncurkan awan panas sejauh 1.200 meter dengan amplitudo 68 mm dan durasi 106 detik, keduanya mengarah ke barat daya.

“Gunung Merapi masih berada pada tingkat aktivitas SIAGA (Level III). Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan,” ujar Agus.

Aktivitas Gunung Terpantau Stabil

Dalam beberapa hari terakhir, gunung dengan ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut ini terus menunjukkan peningkatan aktivitas guguran lava dan awan panas.

Baca juga  Aktivitas Gunung Merapi Sepekan Terakhir Menguat, BPPTKG Tegaskan Status Masih Siaga

Setiap dentuman menjadi pengingat bahwa kehidupan di lereng Merapi selalu berdampingan dengan ancaman bencana alam.

Dari pos-pos pengamatan di Babadan, Kaliurang, dan Jrakah, petugas berjaga selama 24 jam. Mereka mencatat setiap gempa, guguran, dan sinyal kecil yang berpotensi menjadi indikasi bahaya lebih besar.

Meskipun kondisi di permukaan tampak tenang, aktivitas magma di perut gunung terus berlangsung.

Data Ilmiah di Balik Letusan

Badan Geologi mencatat dua awan panas pada Senin dini hari itu merupakan hasil runtuhnya kubah lava di puncak barat daya. Suhu awan panas bisa mencapai lebih dari 800 derajat Celsius, dengan kecepatan luncur mencapai 100 km per jam di lereng curam.

Aktivitas ini masih masuk kategori fase siaga stabil tanpa indikasi letusan eksplosif besar. Meski demikian, bahaya tetap mengintai di sektor barat daya, terutama di Kali Bebeng, Kali Boyong, Kali Krasak, dan Kali Putih, yang menjadi jalur aliran awan panas maupun potensi lahar hujan.

Imbauan Tetap Siaga

BPPTKG dan Badan Geologi mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di area potensi bahaya dalam radius 3–7 kilometer dari puncak, sesuai rekomendasi terkini.

Baca juga  Viral Warga Buka Jalur Pendakian Gunung Merapi, BPPTKG Tegaskan Status Bahaya Masih Berlaku dan Minta Masyarakat Jangan Naik ke Puncak

Warga juga diminta mengikuti informasi resmi melalui kanal Instagram Badan Geologi (@badan.geologi) dan WhatsApp Channel resmi Badan Geologi di https://bit.ly/BadanGeologiWAChannel.

“Merapi bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihormati. Kita harus hidup berdampingan dengan kesadaran penuh akan risikonya,” ujar Agus Budi Santosa menutup pernyataannya.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid