Viral Warga Buka Jalur Pendakian Gunung Merapi, BPPTKG Tegaskan Status Bahaya Masih Berlaku dan Minta Masyarakat Jangan Naik ke Puncak

Bagikan :
BPPTKG menegaskan status bahaya masih berlaku dan meminta masyarakat tidak melakukan pendakian ke puncak.(KJ)

KabarJawa.com – Aksi sejumlah warga yang membuka kembali jalur pendakian Gunung Merapi melalui kawasan Selo, Boyolali, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Aktivitas tersebut menjadi sorotan karena pendakian menuju puncak Gunung Merapi hingga kini masih dilarang demi keselamatan, menyusul status aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya aman.

Menanggapi video viral tersebut, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa, menjelaskan bahwa kewenangan terkait pembukaan maupun penutupan jalur pendakian berada di bawah Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

Sementara itu, BPPTKG berfokus memberikan rekomendasi teknis berdasarkan hasil pemantauan aktivitas vulkanik.

“Untuk berkaitan dengan pendakian, kewenangan ada di TNGM. Kalau dari BPPTKG, rekomendasinya masih sama dengan rekomendasi yang disampaikan melalui MAGMA VAR,” kata Agus Budi Santosa.

Suplai Magma Masih Berlangsung

Agus menegaskan, hingga saat ini BPPTKG belum mengubah rekomendasi keselamatan karena aktivitas Gunung Merapi masih menunjukkan adanya suplai magma dari dalam tubuh gunung.

Kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya guguran lava maupun awan panas guguran yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Baca juga  Jelang Operasi Zebra Progo 2025, Bantul Siap Terapkan Pendekatan Humanis hingga Edukatif

Berdasarkan rekomendasi resmi BPPTKG, potensi bahaya Gunung Merapi saat ini dipetakan di beberapa sektor:

  • Sektor Selatan hingga Barat Daya: Guguran lava dan awan panas berpotensi meluncur melalui Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.

  • Sektor Tenggara: Potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

Selain ancaman guguran lava dan awan panas, BPPTKG mengingatkan adanya risiko lontaran material vulkanik yang dapat mencapai radius 3 kilometer dari puncak apabila terjadi letusan eksplosif.

Imbauan Patuhi Rekomendasi Resmi

Mengingat aktivitas vulkanik yang belum stabil, BPPTKG meminta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah yang masuk dalam kawasan potensi bahaya, termasuk melakukan pendakian menuju puncak.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar dingin dan awan panas guguran, terutama saat hujan mengguyur kawasan puncak.

Curah hujan tinggi dapat membawa material vulkanik melalui aliran sungai ke wilayah hilir. Selain itu, potensi gangguan akibat hujan abu vulkanik juga perlu diantisipasi.

Baca juga  Muhammadiyah Tegas Ingatkan Pejabat: Jangan Buat Kebijakan Ugal-ugalan, Dengarkan Rakyat!

BPPTKG memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam. Apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, pihak otoritas akan segera mengevaluasi dan meninjau kembali tingkat aktivitas Gunung Merapi.

Sebagai informasi, pendakian menuju puncak Gunung Merapi telah ditutup selama sekitar delapan tahun terakhir demi keselamatan bersama akibat tingginya aktivitas vulkanik.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial mengenai pembukaan jalur pendakian ilegal dan tetap mematuhi arahan resmi dari otoritas yang berwenang.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid