
KabarJawa.com – SMK Negeri 2 Wonosari kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan vokasi. Bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-51 pada 2026, sekolah kejuruan unggulan di Kabupaten Gunungkidul ini meluncurkan mobil listrik hasil karya siswa-siswinya sendiri.
Perayaan ulang tahun ke-51 SMK Negeri 2 Wonosari digelar meriah dan sarat makna. Pihak sekolah memadukan semangat hidup sehat dan inovasi teknologi melalui kegiatan lari massal bertajuk “Smakadano Run”.
Ratusan peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian, mencerminkan kebersamaan sekaligus antusiasme warga sekolah dan masyarakat.
Tidak hanya berhenti pada kegiatan olahraga, SMK Negeri 2 Wonosari menegaskan identitasnya sebagai sekolah berbasis teknologi dengan memperkenalkan mobil listrik karya siswa.
Produk tersebut merupakan hasil pembelajaran berbasis praktik yang melibatkan kolaborasi lintas jurusan.
Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Ahmad Darmadi, menjelaskan bahwa mobil listrik tersebut merupakan hasil sinergi antara Jurusan Otomotif dan Jurusan Pengelasan.
Para siswa terlibat langsung mulai dari proses perancangan, perakitan, hingga penyempurnaan kendaraan ramah lingkungan tersebut dengan pendampingan guru produktif.
“Selain menggelar kegiatan olahraga, SMK Negeri 2 Wonosari juga menunjukkan keunggulan teknologi melalui peluncuran mobil listrik. Para siswa dari jurusan otomotif dan pengelasan bekerja sama secara langsung untuk mewujudkan inovasi ini,” kata Ahmad Darmadi.
Dapat Apresiasi Pimpinan Daerah
Peluncuran mobil listrik tersebut turut dihadiri Endah Subekti Kuntariningsih bersama Kanjeng Wironegoro. Keduanya secara langsung mencoba mobil listrik buatan siswa SMK Negeri 2 Wonosari dengan berkeliling di area sekolah.
Kehadiran dan apresiasi dari pimpinan daerah tersebut dinilai menjadi pengakuan atas kualitas karya siswa. Produk inovatif itu dinilai relevan dengan kebutuhan masa depan, khususnya dalam pengembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan.
Menurut pihak sekolah, pengalaman tersebut juga menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk terus berinovasi dan percaya diri terhadap hasil karya mereka.
Perkuat Peran BLUD dan Layanan untuk Publik
Sebagai sekolah yang telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah sejak tahun lalu, SMK Negeri 2 Wonosari semakin aktif membuka layanan kepada masyarakat. Status BLUD mendorong pengembangan unit usaha berbasis kompetensi keahlian siswa.
Ahmad Darmadi menyebutkan, Jurusan Otomotif kini melayani servis dan cuci mobil, Jurusan Mesin membuka jasa produksi berbasis mesin CNC, sementara Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) menyediakan layanan fotografi dan videografi.
“Seluruh unit usaha sekolah kami buka untuk publik. Kami ingin siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan memiliki pengalaman praktis sejak dini.
Siapkan Kelas Magang ke Jepang
Selain penguatan inovasi dan unit usaha, SMK Negeri 2 Wonosari juga menatap pengembangan jaringan internasional. Sekolah ini merencanakan pembukaan kelas khusus magang ke Jepang pada tahun ini.
Rencana tersebut didukung capaian sebelumnya, di mana lebih dari 80 siswa SMK Negeri 2 Wonosari telah diberangkatkan mengikuti program magang di Jepang.
Program tersebut dinilai membuktikan kesiapan siswa dalam bersaing di dunia industri global sekaligus kemampuan sekolah dalam menjalin kerja sama internasional.
Melalui inovasi mobil listrik, penguatan peran BLUD, serta pengembangan program magang internasional, SMK Negeri 2 Wonosari terus menegaskan posisinya sebagai SMK unggulan yang adaptif dan visioner dalam menjawab tantangan masa depan.