
KABARJAWA – Libur panjang akhir pekan ini menjadi berkah besar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bantul. Sejak Kamis (29/5) hingga Sabtu, 31 Mei 2025, lebih dari 23.720 wisatawan tumpah ruah di berbagai objek wisata unggulan.
Hasilnya, pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi wisata pun melesat hingga menembus angka Rp 340.102.000!
Kasi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, atau yang akrab disapa Ipung, mengungkapkan bahwa lonjakan wisatawan ini sudah diprediksi sebelumnya.
“Sejak awal, kami sudah memperkirakan akan ada ledakan kunjungan di momen long weekend ini. Tim kami sudah siaga penuh di lapangan,” ujarnya, Sabtu (31/5).
Jika dibandingkan dengan kunjungan di hari biasa, lonjakan ini sungguh mencengangkan. Pada Sabtu sebelumnya (25/5), jumlah wisatawan hanya mencapai 7.326 orang dengan PAD sebesar Rp 105.316.500. Artinya, ada peningkatan hampir tiga kali lipat dalam jumlah pengunjung dan pendapatan!
Objek Wisata Favorit dan Dampak Ekonomi
Pantai Parangtritis, Mangunan, Goa Pindul, hingga kawasan wisata alam Kalibiru menjadi magnet utama para piknikers. Suasana ramai, antrean kendaraan, dan tawa ceria para wisatawan menjadi pemandangan yang mendominasi sepanjang jalur wisata di Bantul.
“Kondisi objek wisata sangat kondusif, ramai tapi tetap terkendali. Kami berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengunjung,” tambah Ipung.
Selain destinasi andalan, sejumlah desa wisata juga mulai menunjukkan geliat. Aktivitas susur sungai, outbond alam, hingga kuliner lokal ramai diserbu wisatawan, membuktikan bahwa Bantul tak hanya kaya akan pemandangan, tapi juga pengalaman.
Lonjakan wisatawan ini juga memberi efek domino terhadap pelaku ekonomi lokal. Mulai dari pedagang kaki lima, pemilik penginapan, hingga pemandu wisata, semua turut merasakan manisnya momen liburan ini.
Dinas Pariwisata Bantul memastikan akan terus meningkatkan kualitas layanan, fasilitas, serta promosi destinasi agar tren positif ini terus berlanjut, bukan hanya di libur panjang, tetapi juga hari biasa.