Krisis Air Bersih Melanda Purwosari Gunungkidul: Warga Terpaksa Beli Air hingga Ratusan Ribu Rupiah per Tangki

Bagikan :
Ilustrasi Krisis Air Bersih di Purwosari/Foto: ChatGPT

KabarJawa.com– Krisis air bersih mulai menghantam wilayah Purwosari saat musim penghujan berangsur berakhir. Warga menghadapi kenyataan pahit ketika cadangan air hujan yang selama ini menjadi andalan perlahan mengering.

Kondisi ini memaksa mereka mengambil langkah darurat: membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Situasi ini semakin terasa sejak akhir Maret. Intensitas hujan yang menurun drastis membuat bak-bak penampungan air hujan milik warga tidak lagi terisi.

Krisis Air Bersih Purwosari

Di sejumlah titik, tampungan bahkan sudah kosong sepenuhnya. Warga tidak memiliki banyak pilihan selain mengandalkan suplai air dari pihak swasta.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kalurahan Giripurwo. Lurah setempat, Supriyadi, mengungkapkan bahwa kesulitan air bersih mulai dirasakan warganya sejak penghujung Maret.

Ia melihat langsung bagaimana bak penampungan air hujan milik warga mulai mengering satu per satu.

Untuk bertahan, warga harus merogoh kocek lebih dalam. Mereka membeli air bersih yang diangkut menggunakan truk tangki.

Bahkan Supriyadi sendiri mengaku sudah dua kali membeli air sejak Lebaran. “Setelah Lebaran sudah membeli sebanyak dua tangki,” ujarnya.

Baca juga  Polres Bantul Razia Besar-besaran, 4 Penjual Miras Oplosan Digulung dan 305 Botol Disita

Keterbatasan sumber air bersih menjadi akar persoalan di wilayah ini. Supriyadi menjelaskan bahwa upaya pengeboran sumur tidak memberikan hasil maksimal.

Dari delapan titik pengeboran yang dilakukan, hanya dua sumur yang berhasil mengeluarkan air bersih. Namun, kapasitas kedua sumur tersebut jauh dari cukup untuk melayani seluruh warga.

Di Padukuhan Widoro, misalnya, satu sumur bor hanya mampu mencukupi kebutuhan empat RT. Sementara itu, sebelas RT lainnya masih harus berjuang mencari sumber air alternatif.

“Memang sumber air di tempat kami sangat jarang,” kata Supriyadi menegaskan.

Permintaan Air Bersih

Di tengah krisis ini, permintaan air bersih meningkat tajam. Sunardi, seorang sopir truk tangki di kawasan Kapanewon Purwosari, merasakan lonjakan permintaan sejak bulan puasa. Ia mengaku setiap hari mampu menyuplai hingga lima tangki air kepada masyarakat.

“Permintaan sudah meningkat sejak puasa lalu karena hujan mulai jarang turun,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pada musim hujan, pemesanan biasanya hanya datang dari pelaku usaha atau kegiatan tertentu. Namun kini, hampir seluruh pelanggan berasal dari kebutuhan rumah tangga.

Baca juga  BPBD Gunungkidul Siapkan 1.500 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau Panjang, Bupati Perintahkan Semua Siaga Total

Saat ini, sekitar 20 armada tangki beroperasi di wilayah tersebut. Masing-masing armada rata-rata mengirim lima tangki air setiap hari. Harga per tangki berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu, tergantung jarak dan kebutuhan.

Lonjakan kebutuhan ini menjadi beban tambahan bagi warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, mereka tidak memiliki alternatif lain. Air bersih tetap menjadi kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda.

Krisis ini kembali menegaskan persoalan klasik di wilayah selatan Gunungkidul: keterbatasan sumber air bersih yang selalu berulang setiap musim kemarau atau saat curah hujan menurun.

Tanpa solusi jangka panjang, warga akan terus menghadapi siklus kesulitan yang sama setiap tahun. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid