Kejanggalan Penangkapan Judol di Bantul: JPW Surati Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI

Bagikan :
JPW Surati Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI/Foto: Pribadi

KABARJAWA — Suasana publik kembali memanas setelah Jogja Police Watch (JPW) menyoroti dugaan kejanggalan dalam penangkapan lima tersangka pelaku j*di online di Banguntapan, Bantul.

Kasus yang mencuat sejak 10 Juli 2025 itu menuai tanda tanya besar karena hingga kini, Polda DIY belum berhasil menangkap sosok bandar yang diyakini menjadi otak utama jaringan tersebut.

Kejanggalan Penangkapan Judol di Bantul

Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba, menegaskan bahwa pihaknya memandang langkah kepolisian dalam kasus ini penuh ketidakjelasan.

Menurutnya, publik berhak mempertanyakan mengapa penangkapan hanya menyasar para pemain dan operator kecil, sementara bandar yang mengatur perputaran uang miliaran rupiah masih bebas berkeliaran.

Polda DIY mengklaim bahwa penangkapan terhadap lima tersangka berawal dari laporan masyarakat. Namun, ketika diminta menjelaskan siapa pihak pelapor, kepolisian memilih bungkam dengan alasan wajib melindungi identitas pelapor.

Baharuddin Kamba menilai alasan itu tidak relevan. Ia menegaskan bahwa merujuk pada Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), perjudian termasuk delik biasa, bukan delik aduan.

Baca juga  Tak Jadi Ada WJNC Tahun Ini, Simak Acara Seru Lain di Jogja Bisa Anda Datangi

Artinya, kepolisian memiliki kewenangan penuh untuk mengusut dan menangkap pelaku tanpa harus menunggu adanya laporan resmi dari warga.

“Kalau ini delik biasa, kenapa justru berlindung di balik identitas pelapor? Logikanya aneh. Publik wajar curiga,” ujar Baharuddin.

Surat JPW

Lambannya penangkapan bandar judi online membuat prasangka publik semakin tajam. Desas-desus bahwa ada oknum kepolisian yang melindungi bandar mulai beredar luas.

JPW menilai, tanpa tindakan tegas terhadap dalang utama, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum akan runtuh.

“Kalau bandarnya tidak pernah tersentuh, berarti dugaan publik bahwa ada pihak yang melindungi mereka semakin menguat,” lanjut Baharuddin.

Melihat kejanggalan tersebut, JPW pada Rabu (13/8/2025) resmi mengirim surat melalui kantor pos kepada Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI.

Dalam surat itu, JPW meminta kedua lembaga tersebut menekan Polda DIY agar mengungkap kasus ini secara transparan, sekaligus segera menangkap bandar judi online yang selama ini lolos dari jerat hukum.

Tidak hanya itu, sebelumnya pada Jumat (8/8/2025), JPW juga sudah mengirim surat kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga  Keraton Yogyakarta Tegaskan Kedaulatan Tanah Kasultanan

JPW berharap Kapolri menurunkan tim khusus dari Mabes Polri untuk mengawasi penanganan perkara ini di Polda DIY.

JPW menegaskan, kasus ini bukan sekadar soal perjudian, tetapi juga menyangkut integritas institusi kepolisian.

Publik membutuhkan bukti bahwa aparat penegak hukum bekerja tanpa kompromi terhadap pihak-pihak yang merusak tatanan hukum.

“Kami ingin Polda DIY bekerja transparan. Jangan biarkan masyarakat berpikir bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” kata Baharuddin. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya