JPW Desak Aparat Tak Represif, Bendera One Piece Dinilai Bentuk Kritik Sosial yang Sah

Bagikan :
Bendera One Piece/Foto: Wikimedia

KABARJAWA – Fenomena pengibaran bendera bajak laut ala serial anime One Piece mengguncang jagat media sosial.

Masyarakat dari berbagai daerah memasang bendera berlambang tengkorak dengan topi jerami, lambang khas kru Straw Hat Pirates, di depan rumah, di halaman toko, hingga di bagian belakang kendaraan.

Aksi ini bukan sekadar tren pop culture biasa. Di balik bendera hitam berlogo tengkorak itu, tersimpan pesan sosial yang menggelegar, rakyat melayangkan kritik kepada negara.

Jogja Police Watch (JPW) angkat bicara menanggapi fenomena ini. Mereka meminta aparat kepolisian agar tidak gegabah menanggapi aksi warga yang mengibarkan bendera One Piece.

Tanggapan JPW

JPW mengingatkan bahwa simbol tersebut bukan simbol pemberontakan, melainkan bentuk ekspresi kritik masyarakat terhadap situasi sosial, politik, dan hukum saat ini yang semakin menyempitkan ruang kebebasan sipil.

“JPW meminta kepada aparat kepolisian untuk tidak bersikap secara berlebihan, apalagi sampai menurunkan bendera One Piece. Ini bukan sekadar gaya-gayaan. Ini bentuk kritik publik terhadap kebijakan pemerintah,” tegas Kepala Divisi Humas JPW, Baharuddin Kamba, Sabtu (2/8/2025)

Baca juga  Mobil Terperosok ke Jurang di JJLS Gunungkidul, Sopir dan Penumpang Alami Luka-luka

Ia menilai, pengibaran bendera bajak laut One Piece merupakan ekspresi sah yang ada jamin konstitusi selama tidak melanggar aturan hukum positif.

Kamba mendorong aparat untuk menahan diri dan tidak serta-merta menggunakan pendekatan koersif hanya karena simbol kritik itu menyeruak di ruang publik.

“Masyarakat sedang menyampaikan ekspresi, pemerintah seharusnya menjawabnya dengan kebijakan konkret, bukan dengan sikap represif yang malah memperburuk kepercayaan publik,” tegas Kamba lagi.

Makna Bendera One Piece

Ia juga menegaskan bahwa simbol bendera One Piece harus kita pahami dalam konteks sosial yang lebih dalam. Ketika masyarakat memilih simbol bajak laut, itu berarti mereka merasa terpinggirkan, terasing, bahkan diperangi oleh sistem yang semestinya melindungi mereka.

“Bajak laut dalam One Piece itu bukan kriminal sembarangan. Mereka adalah pembangkang terhadap ketidakadilan. Mereka digambarkan melawan sistem korup yang mengendalikan dunia,” tambah Kamba.

JPW menolak keras wacana penertiban atau pelarangan pengibaran bendera One Piece dengan dalih gangguan ketertiban atau pelanggaran hukum.

Mereka mengingatkan bahwa pendekatan hukum tanpa mempertimbangkan semangat demokrasi justru akan memicu reaksi balik masyarakat yang lebih besar.

Baca juga  Sultan HB X Soroti Gelombang Demonstrasi di Jogja: Hak Demokrasi Dijamin, Fasilitas Publik Jangan jadi Korban

“Kalau bendera itu dipaksa diturunkan, pertanyaannya: hukum mana yang dilanggar? Apakah ada pasal yang mengatur larangan mengibarkan bendera fiksi?” tanya Kamba secara retoris.

Ia mengajak semua pihak, terutama aparat penegak hukum, untuk lebih bijak membaca fenomena ini.

“Selama tidak ada unsur ajakan makar, kekerasan, atau kebencian SARA, maka pemasangan bendera One Piece ini hanyalah simbol perlawanan terhadap ketimpangan,” katanya.

JPW mendesak pemerintah agar tidak mudah tersulut emosi dalam menghadapi kritik publik, apalagi yang bergaya satire atau simbolik. Kamba menilai, respons yang tepat terhadap kritik bukanlah pelarangan, tapi pembenahan sistem.

“Kalau bendera bajak laut bisa lebih dipercaya publik ketimbang lambang negara, itu pertanda serius. Pemerintah harus instrospeksi, bukan malah represi,” pungkas Kamba. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya