Kasus Leptospirosis Yogyakarta Tembus 19 dengan 6 Meninggal, Pemkot Gencarkan Desinfektan dan Perang Tikus

Bagikan :
Kasus leptospirosis di Kota Yogyakarta mencapai 19 orang dengan 6 kematian hingga 9 Juli 2025. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menghadapi lonjakan kasus leptospirosis yang menimbulkan kekhawatiran publik. Hingga 9 Juli 2025, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat 19 kasus leptospirosis, dengan enam di antaranya meninggal dunia.

Pemerintah merespons kondisi ini dengan menggencarkan penyemprotan desinfektan dan membangun sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan penyelidikan epidemiologi pada semua kasus, terutama kasus kematian, dan langsung menindaklanjuti dengan desinfeksi lingkungan. Mereka menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta untuk memastikan bakteri penyebab leptospirosis musnah dari lingkungan warga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah, menegaskan pemerintah menaruh perhatian serius pada kasus leptospirosis.

Lana menuturkan, leptospirosis menular dari hewan ke manusia, terutama melalui air seni tikus yang mencemari lingkungan, kemudian masuk ke tubuh melalui luka terbuka.

Lana menyebut kondisi rumah yang tidak layak serta lingkungan yang penuh sampah terbuka menjadi faktor utama penularan leptospirosis. Ia menegaskan, pihaknya menggandeng Dinas Lingkungan Hidup serta dinas lain untuk menuntaskan masalah kebersihan lingkungan dan memutus mata rantai penularan penyakit ini.

Baca juga  ARTJOG 2026 Resmi Dibuka di Yogyakarta, Awali Trilogi ARS LONGA yang Mengangkat Dialog Antargenerasi

“Dinas Kesehatan telah memasang perangkap tikus di lingkungan warga yang memiliki kasus leptospirosis,” ujar dia.

Sosialisasi dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Zoonosis

Pemerintah juga menyosialisasikan bahaya leptospirosis kepada masyarakat luas, terutama kelompok berisiko seperti petani, pekerja perkebunan, petugas kebersihan, dan mereka yang kerap beraktivitas di genangan air atau area rekreasi air.

Lana memaparkan data lonjakan kasus leptospirosis pada 2025 yang mencapai 19 kasus dengan enam kematian, menghasilkan case fatality rate (CFR) sebesar 31 persen. Angka ini melonjak dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan 10 kasus dengan dua kematian dan CFR sebesar 20 persen.

Sebagai langkah serius, Pemerintah Kota Yogyakarta merespons Surat Gubernur DIY Nomor B/400.7.9.3/564/D13 Tahun 2025 tentang kewaspadaan Kejadian Luar Biasa (KLB) Leptospirosis dan Hantavirus dengan menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 100.3.4/2407 Tahun 2025.

Seluruh elemen diminta bersiaga menghadapi potensi penyebaran penyakit ini.

Lana menegaskan, Pemkot Yogyakarta akan melibatkan Dinas Perdagangan untuk mensterilkan pasar-pasar tradisional dari tumpukan barang yang berpotensi menjadi sarang tikus. Pihaknya akan bersinergi antar OPD agar kasus tidak terus bertambah.

Baca juga  Yogyakarta Pernah Menjadi Ibukota Darurat RI, Ini Kisah Selengkapnya

Ia juga memaparkan, kasus kematian terbaru terjadi pada pekerja bengkel yang mengalami demam pada 30 Juni 2025, kemudian meninggal pada 8 Juli 2025 setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Dinas Kesehatan kini menelusuri aktivitas yang menyebabkan pasien tertular leptospirosis untuk memastikan tidak ada korban lain.

Lana mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam di atas 38 derajat Celsius disertai sakit kepala, nyeri otot, napas berat, serta tubuh terasa lesu dan lemas.

“Penanganan cepat bisa menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan hewan peliharaan.

Ia menekankan pentingnya melakukan vaksinasi leptospirosis pada hewan peliharaan seperti anjing, sapi, kambing, dan domba.

Sri Panggarti menegaskan, masyarakat harus menggunakan alat pelindung saat beraktivitas di area basah atau becek, serta mencuci tangan dan kaki dengan sabun setelah berkegiatan.

Ia juga mengingatkan, jika hewan peliharaan menunjukkan gejala demam atau menguning, pemilik wajib segera membawanya ke dokter hewan.

Baca juga  Jatim Tertinggi Kasus Super Flu Nasional, Pemprov Diminta Segera Tingkatkan Kewaspadaan

Pemerintah Kota Yogyakarta optimis mampu mengendalikan penyebaran leptospirosis di tengah lonjakan kasus ini.

Lana menutup penjelasannya dengan mengajak seluruh warga meningkatkan kesadaran dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) demi mencegah penularan leptospirosis dan menyelamatkan banyak nyawa.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya