
KabarJawa.com – Satlantas Polresta Yogyakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan jalan Malioboro.
Diketahui bahwa pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan acara Selasa Wagen.
Kegiatan budaya ini rencananya akan menghadirkan berbagai pertunjukan kesenian kerakyatan dari seluruh wilayah DIY, yang akan berpusat dari area Malioboro hingga kawasan Pangurakan yang berada di dekat Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Jalan Malioboro Tutup Hari Ini sampai Jam Berapa?
Berdasarkan pengumuman resminya, pihak kepolisian menyampaikan bahwa penutupan sejumlah akses menuju jalan Malioboro dimulai pada:
- Hari: Sabtu, 18 November 2025
- Waktu: Pukul 17.00 sampai 21.30 WIB
Selama periode tersebut, seluruh pengguna jalan dianjurkan untuk tidak melalui kawasan Malioboro karena arus lalu lintas dipastikan mengalami perubahan cukup signifikan.
Jalan Alternatif yang Dapat Dilalui Pengendara

Untuk mendukung kelancaran acara sekaligus menghindari penumpukan kendaraan, polisi menyiapkan beberapa pengalihan arus.
Penutupan tidak hanya dilakukan di jalan utama, tetapi juga di beberapa akses kecil atau sirip sirip jalan yang mengarah langsung ke Malioboro.
Beberapa rekayasa yang diberlakukan meliputi:
- Pintu masuk Malioboro dari arah timur dialihkan ke Jalan Pasar Kembang (CFN mulai 17.00 – 22.00 WIB)
- Kendaraan dari arah timur menuju Simpang Empat Gondomanan akan dialihkan menuju Jalan Brigjen Katamso. Arus ini diatur secara selektif sesuai kondisi lalu lintas.
- Pengendara dari arah barat yang mengarah ke Simpang Tiga Rumah Sakit PKU Muhammadiyah akan diarahkan menuju Jalan Bhayangkara dengan pengaturan selektif dari petugas.
- Arus yang menuju Simpang Tiga Pangurakan dialihkan ke Simpang Tiga Ibu Ruswo serta Jalan Kauman sesuai prioritas yang ditetapkan di lapangan.
Dengan demikian, pengguna jalan yang biasa lewat Jalan Malioboro untuk beraktivitas disarankan mengikuti jalur yang sudah disediakan.
Imbauan untuk Seluruh Pengguna Jalan
Pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya kerja sama dari seluruh pengendara. Dalam penjelasannya, petugas meminta baik pengendara roda dua maupun roda empat untuk menjauhi jalur sekitar Malioboro selama penutupan berlangsung.
Masyarakat diminta memilih jalur alternatif sesuai arahan petugas yang berada di lapangan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan pengunjung serta kelancaran arus kendaraan di pusat kota Yogyakarta.
Meski begitu, perlu diingat bahwa perubahan bisa terjadi sewaktu waktu bergantung pada kondisi lalu lintas serta kebutuhan pelaksanaan acara.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan memperbarui informasi melalui kanal resmi agar dapat menyesuaikan rute perjalanan dengan baik.
Nah, itu tadi informasi mengenai penutupan jalan serta jalur alternatif Malioboro yang bisa dilalui pengendara saat ada acara Selasa Wagen.***