Jaga Keamanan Siber, Forkomsanda DIY 2025 Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi Daerah

Bagikan :
Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) se-DIY 2025/Foto: Pemda DIY

KabarJawa.com– Dunia kini hidup dalam dua ruang yang tak terpisahkan: ruang fisik dan ruang digital. Kedua ruang ini saling mempengaruhi, menciptakan peluang sekaligus risiko.

Ancaman kebocoran data, penyebaran disinformasi, hingga serangan siber terhadap layanan publik menjadi tantangan nyata bagi pemerintah dan masyarakat.

Kesadaran akan tantangan itu mengemuka dalam Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) se-DIY 2025, yang berlangsung di Malioboro Ballroom, Hotel New Saphire Yogyakarta, Selasa (14/10).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, yang hadir mewakili Gubernur DIY.

Sambutan Sekda DIY dalam Forkomsanda DIY 2025

Dalam sambutannya, Ni Made menegaskan bahwa teknologi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja, berinteraksi, dan mengelola pemerintahan.

Ia menilai, ruang siber kini bukan sekadar pelengkap aktivitas sehari-hari, melainkan bagian penting dari ruang publik yang menentukan kepercayaan masyarakat terhadap negara.

“Teknologi telah mengubah cara kita bekerja, berinteraksi, dan mengelola pemerintahan. Ruang siber kini menjadi bagian dari ruang publik yang sangat menentukan kepercayaan masyarakat terhadap negara,” ujar Sekda DIY.

Baca juga  Sri Sultan Minta MoU dengan BSSN Diperpanjang, DIY Siap Kembangkan Keamanan Siber Berbasis Budaya

Ia menambahkan, keberadaan Forkomsanda memiliki peran strategis untuk memastikan keamanan siber di daerah berjalan secara terkoordinasi dan saling memperkuat.

Pemerintah daerah, instansi vertikal, dan elemen masyarakat harus membangun ekosistem keamanan digital yang tangguh dan terintegrasi.

“Menjaga ruang siber dapat diterjemahkan sebagai menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan, layanan digital, dan sesama warga bangsa. Ketika kepercayaan itu terjaga, ruang siber bukan hanya aman, tetapi juga menjadi wahana untuk memperkuat peradaban,” tegas Ni Made.

Ia juga menyoroti bahwa memperkuat kelembagaan Forkomsanda bukan hanya tugas teknis semata, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang beretika dan berpihak pada kepentingan publik.

Forum ini akan menjadi ruang kolaboratif untuk menyamakan arah, memperkuat sinergi, serta menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan informasi.

“Forum ini diharapkan dapat menjaga ruang untuk menyamakan arah, membangun sinergi, dan mempertegas komitmen bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab kolektif,” tambahnya.

Ruang Siber yang Aman

Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, yang hadir sebagai Keynote Speaker, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan zaman.

Baca juga  Tempat Relokasi Belum Matang, Penutupan Parkir Abu Bakar Ali Mundur

Ia menegaskan pentingnya menciptakan ruang siber yang aman, nyaman, dan berdaulat di tengah masifnya digitalisasi.

“Kita berkumpul di sini dalam rangka pengendalian kegiatan Forkomsanda Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi DIY tahun 2025 yang sangat membanggakan ini. Mengangkat tema tentang memperkuat kelembagaan Forkomsanda dalam menjaga ruang cyber,” ungkapnya.

Nugroho juga menyoroti bahwa istilah sandi yang kerap dianggap kuno sebenarnya memiliki makna mendalam dalam konteks pertahanan informasi modern.

Ia menegaskan bahwa konsep persandian tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan keamanan data.

“Kalau kita bicara sandi, pada era kekinian kesannya jadul. Padahal kalau kita bicara tentang sandi, ini sesuatu yang sangat substansial,” tuturnya.

Lebih jauh, Nugroho menjelaskan bahwa Yogyakarta memiliki posisi istimewa dalam sejarah persandian Indonesia. Ia menilai, peran Yogyakarta sangat penting dalam perjalanan panjang keamanan informasi nasional.

“Tidak salah kalau kita mengenal slogan ‘Jogja Istimewa’, karena dalam konteks persandian Jogja memang istimewa. Dalam sejarah persandian di Indonesia, Jogja memiliki peran yang sangat penting tentang bagaimana sistem persandian itu tumbuh dan berkembang,” ucapnya.

Baca juga  Terduga Pencatut Nama Bupati Gunungkidul Justru Ditangkap Polisi karena Gelapkan Kendaraan

Ia menambahkan, Yogyakarta bahkan menjadi daerah pertama di Indonesia yang membentuk forum koordinasi persandian daerah, yang kemudian menjadi inspirasi bagi pembentukan forum serupa di berbagai wilayah.

“Jogja bisa dikatakan sebagai cikal bakal forum koordinasi persandian daerah di Indonesia, bahkan mungkin yang tertua dan paling bersejarah,” terangnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid