Info Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kewek: Akses Ditutup, Jalan Alternatif Lewat Mana Saja?

Bagikan :
Ilustrasi rekayasa lalu lintas Jembatan Kewek Jogja (Instagram// @kominfodiy)

KabarJawa.com – Per hari Rabu, 10 Desember 2025, akses melalui Jembatan Kewek ditutup sementara dan pihak terkait bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas di wilayah tersebut.

Keputusan ini dinilai merupakan langkah darurat yang diambil oleh Pemerintah Kota Yogyakarta demi mengutamakan keselamatan masyarakat menyusul kondisi kritis struktur jembatan.

Berdasarkan pengumuman Humas Jogja, diketahui bahwa hasil pemeriksaan teknis mengungkap kondisi struktur Jembatan Kewek menunjukkan penurunan kekuatan yang mengkhawatirkan.

Kondisi Jembatan Kewek Kritis Jadi Alasan Penutupan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, alasan penutupan Jembatan Kewek berangkat dari hasil pemeriksaan teknis oleh tim terkait yang didapatkan data bahwa sisa kekuatan struktur Jembatan Kewek saat ini hanya berkisar antara 20 hingga 30 persen. Angka ini menunjukkan bahwa struktur jembatan sudah kritis.

“Kondisi jembatan yang dinyatakan kritis berdasarkan hasil pemeriksaan teknis,” demikian keterangan Humas Jogja di media sosial resminya, dilansir KabarJawa.com pada Rabu, 10 Desember 2025.

Selain penurunan kekuatan tersebut, pemeriksaan juga mengungkap beberapa kerusakan fisik nyata:

  • Ditemukan patahan pada bagian ujung jembatan.
  • Terjadi pergeseran struktur secara horizontal sekitar 3 sentimeter.
  • Terdapat penurunan konstruksi vertikal hingga mencapai 10 sentimeter.
Baca juga  Lebaran 2026: Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani Berlaku Satu Arah untuk Arus Keluar DIY, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jalan Alternatif Jembatan Kewek

Peta jalan alternatif Jembatan Kewek (Dok. Pemkot Yogyakarta)

Bagi pengendara yang biasa menjadikan Jembatan Kewek sebagai akses utama, terutama menuju kawasan Tugu hingga Malioboro, pihak terkait telah menetapkan rute pengalihannya.

Berdasarkan pengumuman Pemerintah Kota Yogyakarta, berikut adalah jalur-jalur alternatif yang menjadi fokus rekayasa lalu lintas selama Jembatan Kewek ditutup:

  • Kendaraan dari Stasiun Yogyakarta menuju Malioboro diarahkan memutar melalui sisi timur Stadion Kridosono.
  • Kendaraan dari Jalan Mataram yang sebelumnya menggunakan lajur kanan, kini dialihkan ke lajur kiri menuju Jalan Kleringan.
  • Akses dari Kridosono menuju Malioboro dialihkan ke lajur timur dengan penyesuaian APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas)

Apa Saja Kendaraan yang Boleh dan Dilarang Lewat?

Kondisi jembatan tersebut diketahui telah membuat pemerintah untuk mengambil tindakan tegas berupa penutupan akses kendaraan sementara.

Meskipun demikian, dikabarkan bahwa pembukaan secara kondisional bisa diterapkan untuk jenis kendaraan tertentu dalam kondisi mendesak. Pembatasan ini dilakukan untuk mengatur arus kendaraan agar tetap tertib dan aman selama proses pengalihan jalur.

Adapun menurut pengumuman resmi Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berikut adalah apa saja kendaraan yang nantinya boleh dan tidak boleh melintas Jembatan Kewek:

Baca juga  Rekayasa Lalu Lintas Polres Bantul saat Libur Nataru 2025–2026: Jalur Wisata hingga Skema Darurat Bencana
Diperbolehkan Melintas Dilarang
Pejalan kaki Mobil (Segala jenis)
Sepeda Truk
Sepeda motor Bus Besar
Becak Kendaraan Berat Lainnya
Bus Sedang (termasuk Trans Jogja)

Jadi, kini diketahui bahwa kendaraan roda empat (mobil) dan kendaraan berat lainnya dilarang melintasi Jembatan Kewek sama sekali.

Hanya kendaraan ringan seperti sepeda motor, becak, dan bus sedang yang diizinkan melintas secara kondisional, selain pejalan kaki dan sepeda.

Dishub DIY menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang baru, dan mengikuti aturan kendaraan yang boleh melintas agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar di tengah rekayasa jalur ini.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya