Iduladha 2026 Bantul: Ribuan Hewan Kurban Disembelih, Ratusan Kasus Cacing Hati Ditemukan

Bagikan :
Ilustrasi Hewan Kurban Bantul 2026/Magnific

KabarJawa.com— Suara takbir yang menggema sejak malam Iduladha 2026 seolah menjadi penanda pergerakan besar di seluruh penjuru Kabupaten Bantul.

Dari halaman masjid, lapangan kampung, hingga pelataran musala, ribuan warga tumpah ruah menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban yang tahun ini berlangsung lebih masif daripada tahun-tahun sebelumnya.

Di balik semarak ibadah kurban tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mencatat lonjakan jumlah hewan kurban yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil quick count hingga 27 Mei 2026, total penyembelihan hewan kurban mencapai 26.245 ekor.

Jumlah fantastis itu tersebar di 2.069 titik penyembelihan di seluruh wilayah Bantul. Aktivitas pemotongan berlangsung hampir tanpa jeda sejak pagi hari hingga sore menjelang malam.

Petugas pemeriksa kesehatan hewan pun bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan sesuai standar kesehatan.

Hewan Kurban Bantul 2026

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, mengatakan dominasi hewan kurban tahun ini adalah domba. Sementara itu, sapi dan kambing menyusul dengan jumlah yang juga cukup tinggi.

“Data sementara sampai 27 Mei 2026, sapi yang dipotong sebanyak 6.108 ekor, kambing 5.418 ekor, dan domba 14.719 ekor,” kata Joko, Kamis (28/5/2026).

Baca juga  Wisata Jogja HeHa Forest: Sensasi Wisata di Tengah Hutan Asri dengan Spot Foto Instagramable

Lonjakan jumlah hewan kurban tersebut menjadi gambaran meningkatnya antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus mencerminkan kondisi ekonomi warga yang mulai membaik.

Di sejumlah wilayah, panitia kurban bahkan mengaku menerima titipan hewan lebih banyak daripada tahun sebelumnya.

Sejak pagi, antrean warga penerima daging tampak mengular di berbagai titik pembagian. Sementara itu, panitia sibuk membungkus daging dalam kantong-kantong distribusi.

Namun, di tengah tingginya aktivitas penyembelihan tersebut, DKPP Bantul menemukan sejumlah catatan penting terkait kesehatan hewan kurban.

Temuan Cacing Hati

Dari hasil pemeriksaan organ dalam, petugas menemukan kasus Fascioliasis atau cacing hati pada beberapa hewan kurban. Temuan itu terdiri dari 330 kasus pada sapi, 30 kasus pada kambing, dan 106 kasus pada domba.

Penemuan kasus cacing hati tersebut langsung menjadi perhatian petugas di lapangan. Tim kesehatan hewan yang melakukan pemeriksaan pascapemotongan segera memisahkan organ hati yang terindikasi terinfeksi agar tidak masuk dalam distribusi konsumsi masyarakat.

Joko menegaskan, temuan cacing hati tidak memengaruhi kualitas daging secara keseluruhan. Menurutnya, bagian yang terindikasi terinfeksi langsung diafkir dan dimusnahkan sesuai prosedur kesehatan.

Baca juga  Pengolahan Sampah DIY Masih Jadi PR, Pemda Targetkan PSEL Beroperasi 2028

“Kalau ada hati yang terkena fasciola langsung diafkir. Dagingnya tetap aman selama hasil pemeriksaan tidak ditemukan gangguan lain,” ujarnya.

Petugas pemeriksa terlihat bekerja ekstra selama pelaksanaan kurban tahun ini. Mereka tidak hanya memeriksa kondisi fisik hewan sebelum disembelih, tetapi juga memeriksa organ dalam setelah proses pemotongan selesai.

Pemeriksaan berjalan secara detail. Petugas mengecek warna hati, kondisi paru-paru, hingga kemungkinan infeksi lain yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Setiap temuan langsung akan menjadi bahan evaluasi dan pemetaan kesehatan hewan di Bantul.

DKPP Bantul menerjunkan tim pemeriksa kesehatan hewan sejak malam takbiran hingga hari tasyrik.

Mereka menyisir seluruh titik penyembelihan secara bergantian untuk memastikan hewan kurban masyarakat benar-benar layak dan aman.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, petugas juga memberikan edukasi kepada panitia kurban terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan berlangsung.

Pengolahan Limbah Kurban

Persoalan limbah menjadi salah satu perhatian utama tahun ini. Di sejumlah lokasi, petugas mengingatkan panitia agar tidak membuang limbah sembarangan karena dapat memicu pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan.

Baca juga  Rekomendasi Wisata Air di Jogja Terbaru 2025 yang Seru, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

“Yang penting kebersihan tetap dijaga, limbah jangan dibuang sembarangan supaya lingkungan tetap sehat,” kata Joko.

Di berbagai titik penyembelihan, panitia tampak mulai menerapkan sistem pengelolaan limbah yang lebih baik. Darah hewan ditampung dalam lubang khusus, sementara bagian organ yang tidak layak konsumsi langsung dikubur atau dimusnahkan.

Langkah tersebut penting untuk menjaga kualitas lingkungan di tengah tingginya volume penyembelihan hewan kurban tahun ini. Apalagi sebagian lokasi pemotongan berada di kawasan permukiman padat penduduk.

DKPP Bantul memastikan proses pendataan hewan kurban masih terus berlangsung. Laporan dari lapangan terus masuk seiring masih berlangsungnya penyembelihan di sejumlah wilayah hingga hari tasyrik.

Jumlah total hewan kurban di Bantul pada Iduladha 2026 pun masih akan bertambah hingga seluruh proses penyembelihan selesai.

Pemerintah berharap pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya berjalan lancar dan meriah, tetapi juga tetap aman, sehat, higienis, dan sesuai syariat. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid