
KABARJAWA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gunungkidul resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2028.
Pelantikan berlangsung di Aula Bank Daerah Gunungkidul pada Senin (4/8/2025). Acara itu menghadirkan atmosfer optimisme, semangat kolaboratif, dan tekad kuat untuk menghadapi dinamika zaman demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian lokal.
Tamu Undangan
Acara pelantikan dimulai pukul 14.00 WIB. Para tamu undangan dari berbagai instansi hadir dan memberikan dukungan penuh.
- Kapolres Gunungkidul atau yang mewakili
- Kejari Gunungkidul, Agung Pesugihanto SH
- Sekretaris DPRD Gunungkidul, Purwono Sulistyowati SBMP
- Perwakilan Kodim 0730 Gunungkidul
- Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Klik Yuniartoro MM
- Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, M. Rindu Wardana SSI MSI
- Kepala Bappeda, Muhammad Arif Allian SGP MSI
- Kepala Badan Kesbangpol, Johan Eko Sudarso
- Jajaran perbankan
- PHRI
- PPDI
- Pimpinan BPD HIPMI se-DIY
Ketua BPC HIPMI Gunungkidul periode 2025–2028, Novian Ardi Bawono, berdiri tegak di atas podium, menyampaikan pidato perdananya. Ia menekankan pentingnya sinergi dan adaptasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Kami menerima estafet perjuangan ini bukan sebagai beban, tetapi sebagai kehormatan. Kami siap memperjuangkan kemandirian ekonomi Gunungkidul dan mengoptimalkan potensi SDM lokal, khususnya anak muda,” tegas Novian dengan suara mantap.
Ia mengakui bahwa tantangan paling mendasar bagi para pengusaha muda adalah akses permodalan. Oleh karena itu, ia meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul agar memperluas kemudahan akses modal, baik melalui kebijakan daerah maupun kerja sama dengan sektor perbankan.
Pesan-Pesan untuk HIPMI Gunungkidul
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gunungkidul, Jaka Purwaka, turut memberi sambutan dan pesan khusus. Dia meminta agar HIPMI berperan aktif dalam pembangunan ekonomi Gunungkidul.
“Kita hidup di zaman yang berubah sangat cepat. Tantangan hari ini jauh lebih kompleks dibandingkan lima tahun lalu. HIPMI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan itu,” ujar Jaka.
Ia mengajak HIPMI untuk menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem wirausaha yang kuat dan berdaya saing tinggi.
Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dan mendorong sektor informal naik kelas melalui pendampingan dan inovasi.
Sementara itu, mantan Ketua BPC HIPMI Gunungkidul, Ervan Bambang Darmanto, menyampaikan pesan penuh makna.
Ia mengingatkan bahwa HIPMI bukan sekadar organisasi, tetapi kawah candradimuka yang telah melahirkan tokoh-tokoh penting di Gunungkidul.
“Dari HIPMI lahir para penggerak ekonomi, para pengambil keputusan, bahkan pemimpin daerah. Saudara-saudara yang hari ini dilantik harus sadar bahwa tanggung jawab di pundak kalian jauh lebih besar dari sekadar jabatan,” ucap Ervan.
Ia juga menyebut nama-nama senior yang dulu aktif di HIPMI dan kini telah berada di ring satu pemerintahan. Ia meminta para pengurus baru tidak bermain-main dengan amanah yang telah mereka emban.
Di sisi lain, Ketua Komite HIPMI, Fendi Restu Gembiro, menyampaikan laporan pelaksanaan Musyawarah Cabang VI HIPMI Gunungkidul.
Ia menyebut bahwa tema HIPMI Bersinergi Membangun Perekonomian, Peradaban, dan Kemandirian Gunungkidul bukan sekadar slogan, melainkan komitmen konkret seluruh anggota untuk mendorong kemajuan daerah.
Fendi pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara moril maupun materiil, dalam menyukseskan pelantikan ini. Ia menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan. (ef linangkung)