
KabarJawa.com – Kabupaten Gunungkidul mencatat lonjakan kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran 2026. Dalam periode enam hari, sejak 19 Maret hingga 24 Maret 2026, jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi mencapai 230.669 orang.
Data tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas pariwisata yang terjadi sejak awal libur, terutama setelah Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada 20 Maret 2026. Kawasan pantai menjadi lokasi dengan tingkat kunjungan tertinggi selama periode tersebut.
Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga serta Ekonomi Kreatif Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menyampaikan bahwa tren kenaikan kunjungan terlihat sejak hari pertama libur. Puncak pergerakan wisatawan terjadi setelah perayaan Idulfitri.
“Sejak awal libur, kami melihat tren kenaikan yang cukup tajam. Puncaknya terjadi setelah Hari Raya, di mana wisatawan memadati hampir seluruh objek wisata unggulan,” ujar Eko.
Kunjungan Harian dan Pendapatan Pariwisata
Lonjakan signifikan tercatat pada Senin, 23 Maret 2026, dengan jumlah wisatawan mencapai 68.233 orang. Pada hari tersebut, pendapatan sektor pariwisata tercatat sebesar Rp848.560.500.
Kondisi serupa berlanjut pada Selasa, 24 Maret 2026. Jumlah kunjungan sedikit menurun menjadi 65.993 wisatawan, dengan pendapatan sebesar Rp822.328.600. Meski terjadi penurunan, angka kunjungan dan pendapatan tetap berada pada level tinggi.
Secara keseluruhan, total pendapatan sektor pariwisata selama enam hari libur Lebaran mencapai Rp2.856.667.200. Capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur serta aktivitas ekonomi di sektor pariwisata.
Pengelolaan dan Daya Tarik Destinasi
Dinas terkait menyatakan telah melakukan sejumlah upaya untuk mengoptimalkan pelayanan di lokasi wisata. Pengaturan arus lalu lintas, peningkatan kebersihan, serta penguatan aspek keamanan dilakukan untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Eko Nur Cahyo menyebutkan bahwa destinasi pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan. Selain itu, objek wisata gua dan kawasan perbukitan juga mencatat peningkatan kunjungan karena menawarkan karakteristik alam yang khas.
Ia menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan pada tahun ini. Aksesibilitas yang semakin baik dinilai mempermudah mobilitas pengunjung menuju berbagai destinasi.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan sektor pariwisata ke depan. Capaian selama libur Lebaran 2026 dinilai menjadi indikator peningkatan daya tarik wilayah tersebut sebagai destinasi wisata.
Lonjakan kunjungan selama periode libur ini juga menjadi perhatian bagi pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan kualitas layanan.
Pemerintah daerah mencatat bahwa tren kunjungan tidak hanya terjadi pada musim libur, tetapi juga berpotensi berlanjut sepanjang tahun.