Gunung Merapi Luncurkan 8 Kali Awan Panas Guguran dalam Sepekan, BPPTKG Tetapkan Status Siaga

Bagikan :
Awan Panas Guguran Merapi/Foto: Kementrian ESDM

KabarJawa.com– Dalam sepekan terakhir, Gunung Merapi meluncurkan delapan kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.500 meter ke arah hulu Kali Boyong, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menegaskan bahwa aktivitas erupsi efusif masih berlangsung dan tingkat aktivitas tetap berada pada level Siaga.

Selama periode pengamatan, petugas mencatat cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari. Namun, kabut kerap menyelimuti kawasan pada siang hingga sore hari.

Gunung Merapi tampak konsisten mengeluarkan asap berwarna putih dengan ketebalan tipis hingga tebal. Asap tersebut bertekanan lemah dengan tinggi kolom bervariasi antara 10 meter hingga 50 meter dari puncak.

Awan Panas Guguran Sepekan

Dalam rentang satu minggu, tim pemantau mencatat peristiwa berikut.

  • 8 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah hulu Kali Boyong, Kali Krasak, dan Kali Sat/Putih
  • 4 kali guguran lava ke arah hulu Kali Boyong sejauh maksimum 1.900 meter
  • 28 kali guguran lava ke arah hulu Kali Krasak sejauh maksimum 2.000 meter
  • 3 kali guguran lava ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimum 1.800 meter
  • 30 kali guguran lava ke arah hulu Kali Sat/Putih sejauh maksimum 2.000 meter
Baca juga  4.136 Puisi Masuk Sayembara Puisi Nasional FSY 2026, Lima Karya Terpilih Jadi yang Terbaik

Intensitas guguran ini memperlihatkan dominasi aktivitas di sektor selatan hingga barat daya, yang selama ini menjadi jalur utama aliran material vulkanik.

Tim BPPTKG melakukan analisis morfologi kubah lava melalui kamera pengamatan di Stasiun Ngepos dan Babadan2. Hasil analisis menunjukkan adanya sedikit perubahan morfologi pada Kubah Barat Daya akibat perubahan volume dan aktivitas guguran lava.

Sebaliknya, Kubah Tengah tidak menunjukkan perubahan morfologi yang signifikan.

Berdasarkan analisis foto udara tertanggal 13 Desember 2025, berikut volumenya.

  • Kubah Barat Daya mencapai 4.171.800 meter kubik
  • Kubah Tengah mencapai 2.368.800 meter kubik

Perubahan volume ini menegaskan bahwa suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu guguran lanjutan.

Dalam periode pengamatan terbaru, jaringan seismik mencatat keadaan berikut.

  • 8 gempa Awan Panas Guguran (APG)
  • 27 gempa Vulkanik Dangkal (VTB)
  • 549 gempa Fase Banyak (MP)
  • 2 gempa Low Frequency (LF)
  • 691 gempa Guguran (RF)
  • 18 gempa Tektonik (TT)

BPPTKG mencatat bahwa intensitas kegempaan minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Lonjakan gempa ini mengindikasikan dinamika tekanan magma dan pergerakan material di dalam tubuh Gunung Merapi masih aktif.

Baca juga  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1 Kilometer pada Sabtu Malam, Status Siaga Level III Tetap Berlaku

Deformasi Stabil, Belum Ada Perubahan Signifikan

Pengukuran deformasi menggunakan EDM dan GPS menunjukkan hasil yang relatif stabil jarak tunjam EDM sektor barat laut (BAB0–RB2) terukur pada kisaran 3.840,326 meter hingga 3.840,330 meter. Baseline GPS Labuhan–Jrakah terukur pada kisaran 7.108,13 meter hingga 7.108,14 meter.

Data tersebut tidak menunjukkan perubahan signifikan. Kondisi ini menandakan bahwa meskipun aktivitas kegempaan meningkat, tekanan permukaan belum memperlihatkan deformasi besar.

Hujan tercatat mengguyur kawasan sekitar Pos Pengamatan Gunung Merapi. Intensitas tertinggi terjadi pada 11 Februari 2026 di Pos Babadan dengan curah hujan mencapai 20,91 mm/jam selama 91 menit.

Meski demikian, petugas tidak melaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Kondisi ini masih relatif terkendali, namun potensi lahar tetap mengintai saat hujan intensitas tinggi kembali terjadi.

BPPTKG menyimpulkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dalam bentuk erupsi efusif. Lalu, suplai magma masih berlangsung dan berpotensi memicu awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Baca juga  Sungai Yogya Tertimbun Sedimentasi, Pemkot Gerakkan Normalisasi Besar-besaran

Potensi bahaya saat ini meliputi hal berikut.

  • Sektor selatan–barat daya: Sungai Boyong maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng maksimal 7 km.
  • Sektor tenggara: Sungai Woro maksimal 3 km dan Sungai Gendol maksimal 5 km.

Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak jika terjadi letusan eksplosif.

BPPTKG merekomendasikan langkah konkret kepada pemerintah daerah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten agar meningkatkan kapasitas masyarakat serta menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi.

Masyarakat bisa mengakses informasi resmi melalui pos pengamatan terdekat, situs resmi BPPTKG dan MAGMA Indonesia, aplikasi Magma Indonesia, media sosial BPPTKG, frekuensi radio VHF 172.000 MHz, atau langsung ke kantor BPPTKG di Yogyakarta.

Agus Budi Santoso menegaskan bahwa pihaknya akan segera meninjau kembali tingkat aktivitas jika terjadi perubahan signifikan.

Hingga kini, Gunung Merapi masih menyimpan energi besar di perut buminya, dan kewaspadaan tetap menjadi kunci utama keselamatan warga di sekitarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid