Gubernur Jatim Khofifah: Jawa Timur Siap Jadi Pemain Utama Industri Halal Dunia, Didukung Pesantren hingga Kekuatan Logistik

Bagikan :
Gubernur Khofifah menegaskan Jawa Timur siap menjadi pemain utama industri halal dunia melalui kekuatan pesantren, UMKM, logistik, dan ekspor halal yang terus meningkat.

KabarJawa.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki kapasitas besar untuk menjadi salah satu pemain utama dalam rantai nilai halal nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar halal global. Dukungan ekosistem pesantren, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor industri manufaktur, serta jaringan logistik yang luas menjadi modal strategis bagi provinsi tersebut dalam mengembangkan industri halal yang berdaya saing internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah saat menjadi keynote speaker pada Forum Ekonomi Regional Jawa Halal Ecosystem 2026 yang diselenggarakan Kabar Group Indonesia (KGI) Network di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (4/6).

Menurut Khofifah, konsep halal saat ini telah berkembang jauh melampaui aspek kepatuhan syariah. Halal kini menjadi bagian dari gaya hidup global sekaligus sektor industri yang memiliki prospek ekonomi sangat besar.

“Halal bukan lagi sekadar sertifikasi produk. Halal telah berkembang menjadi ekosistem gaya hidup dan industri masa depan. Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan Indonesia, termasuk Jawa Timur, untuk mengambil peran yang lebih strategis dalam rantai nilai halal global,” ujar Khofifah.

Industri Halal Menjadi Standar Baru Perdagangan Global

Khofifah menjelaskan bahwa perkembangan pasar internasional menunjukkan produk halal kini semakin identik dengan kualitas, keamanan, higienitas, keterlacakan produk, dan keberlanjutan. Karena itu, berbagai negara, termasuk yang mayoritas penduduknya nonmuslim, mulai menjadikan sektor halal sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Ia mengacu pada State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2025/2026 yang menempatkan Indonesia pada posisi teratas dunia untuk sektor Muslim Fashion. Indonesia juga berada di peringkat ketiga untuk sektor Halal Food serta Media & Recreation, dan menduduki peringkat keempat untuk sektor Halal Pharmaceuticals and Cosmetics.

Capaian tersebut, menurut Khofifah, menunjukkan semakin kuatnya daya saing Indonesia dalam industri halal global. Namun, ia menilai daerah-daerah dengan potensi besar harus mengambil peran lebih signifikan agar tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen dan penggerak industri halal dunia.

Baca juga  Jawa Timur Dominasi Perhutanan Sosial Nasional, Produksi Kopi Jadi Andalan

“Kita tidak boleh hanya menjadi pasar. Jawa Timur memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama halal dunia, mulai dari kekuatan pesantren, UMKM, industri, hingga konektivitas logistik yang menjangkau pasar nasional dan global,” tegasnya.

Infrastruktur dan Logistik Jadi Kekuatan Strategis Jawa Timur

Khofifah menuturkan posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara memberikan keuntungan strategis dalam pengembangan industri halal. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu simpul utama distribusi nasional karena melayani 24 dari 41 rute tol laut nasional.

Peran tersebut membuat hampir 80 persen distribusi logistik menuju 19 provinsi di kawasan Indonesia Timur disuplai dari Jawa Timur.

Selain itu, Jawa Timur juga didukung oleh 12 ruas jalan tol, dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), 13 kawasan industri, satu kawasan industri halal, 37 pelabuhan, dan tujuh bandara. Infrastruktur tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai pusat aktivitas perdagangan dan logistik nasional.

Menurutnya, jaringan infrastruktur yang kuat menjadi fondasi penting dalam memperkuat seluruh rantai industri halal, mulai dari proses produksi, sertifikasi, pembiayaan syariah, pengembangan sumber daya manusia berbasis pesantren, hingga perluasan pasar.

Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan Industri Halal Terus Berlanjut

Kinerja ekonomi Jawa Timur juga menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,96 persen secara tahunan (year on year), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 5,61 persen.

Kontribusi Jawa Timur terhadap perekonomian Pulau Jawa tercatat sebesar 25,16 persen, sementara terhadap perekonomian nasional mencapai 14,40 persen.

Di sektor ekonomi syariah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat infrastruktur halal yang terintegrasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) atau Safe n Lock yang telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Surat Nomor KEK/250A/M/EKON/09/2024 tertanggal 27 September 2024.

Baca juga  Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri Raih Prestasi Tertinggi di Jawa Timur

Ribuan Pesantren Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi Syariah

Khofifah menilai pesantren memiliki peran sentral dalam membangun ekonomi syariah yang berkelanjutan. Saat ini, Jawa Timur memiliki 7.425 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 773.253 orang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

Dari total tersebut, sebanyak 7.006 pesantren telah mengantongi izin dari Kementerian Agama. Sebanyak 1.420 pesantren telah menjalankan program One Pesantren One Product (OPOP), sedangkan 3.966 pesantren telah mengadopsi sistem digitalisasi.

Jawa Timur juga memiliki 15 Zona Kawasan Halal, Aman dan Sehat (KHAS) serta 804 destinasi wisata ramah muslim yang mendukung pengembangan sektor halal secara menyeluruh.

“Pesantren memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi syariah. Melalui program Eko-Tren OPOP, kami terus mendorong lahirnya santripreneur, pesantrenpreneur, dan sociopreneur yang mampu menjadi penggerak ekonomi umat,” katanya.

Sertifikasi Halal dan Ekspor Jadi Pengungkit Daya Saing

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjalankan pengembangan ekonomi syariah melalui pendekatan yang mencakup sisi produksi maupun permintaan pasar. Dari sisi produksi, penguatan dilakukan melalui pengembangan pelaku usaha, industri halal, akses pembiayaan syariah, hingga pemanfaatan instrumen sosial syariah seperti zakat dan wakaf.

Sepanjang tahun 2025, Pemprov Jawa Timur menjalankan delapan program inkubasi usaha syariah yang menjangkau 2.492 pelaku usaha. Sebanyak 2.485 pelaku usaha di antaranya berhasil meningkatkan omzet usahanya.

Sementara itu, fasilitasi sertifikasi halal yang dilakukan pemerintah daerah telah menghasilkan 552.943 usaha dan 1,41 juta produk bersertifikat halal.

Ekosistem tersebut diperkuat oleh 21 kawasan terpadu, 15 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), 87 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), 348.010 penyelia halal, 15 laboratorium halal, serta 196 Rumah Potong Hewan halal yang terdiri atas 129 RPH ruminansia dan 67 RPH unggas.

Baca juga  Skandal Tiket Wisata Gunungkidul, Petugas TPR Diduga Stok Tiket Fiktif, PAD Bocor

Dampaknya, jumlah usaha halal di Jawa Timur meningkat sebanyak 165.165 usaha dibandingkan tahun sebelumnya atau tumbuh 42,59 persen.

Di pasar internasional, produk halal Jawa Timur mencatat nilai ekspor sebesar USD 3,222 miliar. Kontributor terbesar berasal dari sektor makanan dan minuman yang menyumbang 9,51 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur. Kontribusi lainnya berasal dari sektor tekstil dan turunannya, farmasi, serta kosmetik.

Forum Ekonomi Regional Jawa Halal Ecosystem 2026 menghadirkan Gubernur Jawa Timur sebagai keynote speaker untuk membahas peluang dan penguatan industri halal nasional.

Kolaborasi Pentahelix Antar-Pemangku Kepentingan

Khofifah menegaskan bahwa kemajuan sektor halal di Jawa Timur tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, lembaga jasa keuangan syariah, akademisi, organisasi masyarakat, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kuncinya adalah kolaborasi. Ketika seluruh elemen bergerak bersama, maka sektor halal akan tumbuh lebih cepat, lebih inklusif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut turut mengantarkan Jawa Timur meraih berbagai penghargaan nasional dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Jumlah kategori penghargaan yang diraih meningkat dari tiga kategori pada 2022, menjadi enam kategori sekaligus Juara Umum pada 2023, delapan kategori pada 2024, dan sepuluh kategori pada 2025.

Khofifah menilai tren tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Timur berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Berbagai capaian ini menjadi bekal bagi Jawa Timur untuk terus memperkuat daya saing. Kami ingin memastikan manfaat pengembangan industri halal benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur dalam mendukung Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya