FISTFEST 2026 Meriahkan Yogyakarta, Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa FISIP UAJY dan Magnet Pecinta Musik

Bagikan :
FISTFEST 2026 yang digelar FISIP UAJY di Stadion Mandala Krida berlangsung meriah dengan penampilan musisi nasional dan menjadi wadah kreativitas mahasiswa.

KabarJawa.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY) kembali menggelar FISIP Twist Festival (FISTFEST) 2026 pada Sabtu, 13 Juni 2026. Bertempat di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, festival musik tahunan tersebut berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 23.00 WIB dan berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan untuk menikmati rangkaian penampilan musisi lintas genre.

FISTFEST 2026 tidak hanya menjadi panggung hiburan bagi para penikmat musik, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa FISIP UAJY untuk menyalurkan kreativitas serta mengasah kemampuan dalam mengelola sebuah acara berskala besar. Melalui penyelenggaraan festival ini, FISIP UAJY juga berupaya memperkenalkan identitas dan eksistensi fakultas kepada masyarakat yang lebih luas.

FISTFEST Jadi Sarana Pengembangan Kreativitas Mahasiswa

Sebagai salah satu agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun, FISTFEST dirancang untuk menghadirkan ruang ekspresi dan kolaborasi bagi mahasiswa. Festival ini menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas, khususnya dalam bidang manajemen acara, komunikasi, koordinasi tim, hingga pengelolaan kegiatan yang melibatkan ribuan peserta.

Melalui keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aspek penyelenggaraan, FISTFEST menjadi pengalaman nyata yang memberikan kesempatan bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.

Baca juga  Pesan Idulfitri Haedar Nashir, Serukan Keteladanan Elite Bangsa demi Harmoni Indonesia

Selain itu, festival ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum melalui medium musik yang mampu menyatukan berbagai latar belakang.

Deretan Musisi Nasional Ramaikan Panggung FISTFEST 2026

Kemeriahan FISTFEST 2026 semakin terasa dengan hadirnya sejumlah musisi dan grup musik ternama Indonesia yang tampil sepanjang hari. Beragam warna musik yang ditampilkan berhasil menciptakan suasana festival yang dinamis dan penuh energi.

Rangkaian pertunjukan dibuka oleh penampilan Skandal dan Alkateri yang sukses membangun atmosfer festival sejak awal acara. Setelah itu, penonton diajak menikmati nuansa musik yang berbeda melalui penampilan Sore Ze Band.

Memasuki sore hingga malam hari, antusiasme pengunjung terus meningkat saat The Panturas naik ke atas panggung dengan karakter musik khas mereka. Euforia semakin memuncak ketika Efek Rumah Kaca menyuguhkan penampilan yang memikat para penonton.

Tidak berhenti di situ, The Sigit turut menghidupkan suasana melalui aksi panggung yang energik dan permainan musik yang kuat. Sebagai penutup, grup musik Rumah Sakit tampil sebagai pengisi puncak acara dan mengakhiri festival dengan meriah.

Baca juga  Libur Panjang Sekolah Segera Tiba, Dinas Pariwisata Gunungkidul Imbau Wisatawan dan Pelaku Usaha Patuhi Protokol dan Aturan Layanan

Kombinasi berbagai genre musik yang dihadirkan sepanjang acara menjadi salah satu daya tarik utama FISTFEST 2026, sekaligus menunjukkan komitmen penyelenggara dalam menghadirkan pengalaman musik yang beragam bagi pengunjung.

Antusiasme Pengunjung Warnai Jalannya Festival

Suasana meriah yang tercipta sepanjang acara mendapat respons positif dari para pengunjung. Ribuan penonton yang memadati area Stadion Mandala Krida tampak menikmati setiap penampilan yang disuguhkan di atas panggung.

Kinan Arya, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi yang hadir dalam festival tersebut, mengungkapkan kesannya terhadap penyelenggaraan FISTFEST 2026.

“Sip, sip, hebat, hebat. Fistfest jaya, jaya, jaya!” serunya.

Pernyataan singkat tersebut menggambarkan antusiasme dan apresiasi pengunjung terhadap jalannya acara yang berlangsung meriah dari siang hingga malam hari.

Menjadi Ajang Reuni dan Pelepas Penat Mahasiswa Tingkat Akhir

Bagi sebagian mahasiswa, khususnya yang tengah berada di tahun-tahun akhir perkuliahan, FISTFEST memiliki arti lebih dari sekadar festival musik. Acara ini menjadi momen untuk berkumpul kembali dengan teman-teman yang mulai disibukkan oleh berbagai aktivitas akademik maupun persiapan menuju kelulusan.

Deomedes Vietna Barga, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022, menilai FISTFEST menjadi ruang perjumpaan yang berkesan di tengah kesibukan menyelesaikan tugas akhir dan skripsi.

Baca juga  PSIM Jogja Ukir Sejarah: Juara Liga 2 2024/2025 dan Promosi ke Liga 1

“Menyenangkan, karena walaupun setelah break maghrib, masih ada hiburan-hiburan lain yang disajikan. Selain itu, acara ini sekalian buat ajang reuni ketemu teman-teman karena sudah mau lulus dan sudah pada sibuk semua,” ujar Deo.

Menurutnya, keberadaan festival seperti FISTFEST mampu menghadirkan suasana santai sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa yang mulai jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.

Deo juga berharap FISTFEST dapat terus diselenggarakan pada masa mendatang agar manfaat dan semangat kebersamaan yang tercipta dalam festival ini tetap dapat dirasakan oleh generasi mahasiswa berikutnya, baik melalui penyelenggaraan tahunan maupun dwitahunan.

FISTFEST Perkuat Identitas FISIP UAJY di Tengah Masyarakat

Melalui penyelenggaraan FISTFEST 2026, FISIP UAJY kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang kreatif yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga pengembangan kompetensi mahasiswa. Festival ini menjadi bukti bahwa kegiatan kampus mampu menghadirkan dampak positif melalui kolaborasi, kreativitas, dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam sebuah acara berskala besar.

Dengan tingginya antusiasme pengunjung serta dukungan dari berbagai pihak, FISTFEST terus berkembang menjadi salah satu festival musik kampus yang dinantikan di Yogyakarta.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya