Dugaan Kekerasan Terstruktur di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Sebut Sudah Jadi “SOP”

Bagikan :
Polisi sebut praktik kekerasan daycare berlangsung sistematis. (Eln)

KabarJawa.com – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, terus berkembang.

Kepolisian menyatakan praktik kekerasan yang dilakukan pengasuh diduga berlangsung secara terstruktur dan bukan insiden yang terjadi secara spontan.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya pola kekerasan yang berulang dalam operasional daycare tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kekerasan yang dilakukan para pengasuh ini sangat terstruktur dan bahkan sudah menjadi semacam SOP,” ujar Adrian dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa tindakan kekerasan tidak berdiri sendiri, melainkan diduga telah menjadi bagian dari praktik yang berlangsung secara konsisten di lingkungan daycare.

Dugaan Keterlibatan Manajemen

Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak pengelola. Menurut Adrian, pihak yayasan hingga struktur internal daycare diduga mengetahui adanya praktik tersebut dalam kegiatan sehari-hari.

Temuan ini menempatkan tanggung jawab tidak hanya pada pelaku di lapangan, tetapi juga pada sistem manajemen yang mengatur operasional layanan pengasuhan anak tersebut.

Dalam penyelidikan, kepolisian menemukan adanya ketidakseimbangan beban kerja. Satu pengasuh disebut harus menangani hingga 20 anak sekaligus.

Baca juga  Daftar Wisata Jogja untuk Melihat Sunrise Paling Recommended, Dijamin Instagrammable!

“Dari keterangan para pelaku, satu orang pengasuh harus meng-handle sampai 20 anak. Mereka kesulitan menjalankan tugas, mulai dari memandikan, mengenakan pakaian, hingga mengurus kebutuhan lainnya,” jelas Adrian.

Kondisi tersebut dinilai berkontribusi pada munculnya tekanan kerja yang tinggi di lingkungan daycare.

Dugaan Instruksi Tindakan Tidak Manusiawi

Dalam situasi tersebut, pengasuh diduga menerima instruksi untuk melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan standar pengasuhan anak.

“Sehingga mereka diperintahkan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak manusiawi tersebut,” tegas Adrian.

Keterangan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kasus, terutama terkait dugaan adanya arahan atau kebijakan internal yang memicu terjadinya kekerasan.

Perkembangan kasus ini memicu perhatian masyarakat, terutama terkait keamanan anak di fasilitas penitipan. Orang tua dan berbagai pihak menyoroti pentingnya evaluasi terhadap standar operasional daycare.

Isu yang menjadi perhatian antara lain rasio pengasuh dan anak, sistem pengawasan internal, serta mekanisme perlindungan anak dalam layanan pengasuhan.

Proses Hukum dan Tindak Lanjut

Kepolisian menyatakan akan terus mendalami kasus untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat, termasuk kemungkinan unsur kelalaian atau kesengajaan dari pihak manajemen.

Baca juga  Pegawai RSUP Dr Sardjito Protes Pemotongan THR, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

Pengusutan ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai praktik yang terjadi serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus Daycare Little Aresha kini menjadi bagian dari evaluasi yang lebih luas terhadap sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan.

Aparat menilai pengungkapan ini dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola serta penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya