Dua Pembalap Muda DIY, Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa: Role Model Generasi Muda, dari Hobi hingga Prestasi

Bagikan :
Pertemuan dengan Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa/Foto: Pemda DIY

KabarJawa.com – Dua pembalap muda asal DIY, Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukkan bahwa hobi yang ditekuni secara disiplin mampu melahirkan prestasi kelas dunia.

Keduanya kini bersiap menghadapi musim balap internasional 2026 dengan target lebih tinggi dan semangat yang semakin menyala.

Komitmen dan kerja keras dua pembalap muda tersebut mendapatkan perhatian langsung dari Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X.

Dukungan untuk Dua Pembalap Muda DIY

Pada Selasa (23/12/2025), Sri Paduka memberikan dukungan, motivasi, dan doa restu kepada Veda dan Ramadhipa dalam sebuah pertemuan resmi di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Dukungan Langsung Sri Paduka Jelang Musim Balap Internasional 2026
Sri Paduka menerima kehadiran Veda dan Ramadhipa yang datang bersama orang tua masing-masing.

Petinggi KONI DIY serta perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY turut mendampingi pertemuan tersebut.

Momen ini menjadi simbol kuat sinergi antara atlet, keluarga, dan institusi dalam membangun prestasi olahraga otomotif dari Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, KONI DIY menyerahkan tali asih sebagai bentuk apresiasi atas capaian prestasi internasional kedua pembalap muda tersebut.

Baca juga  Rekomendasi Wisata Jogja Jalur Naik Sepeda Pagi Hari, Olahraga Sambil Lihat Pemandangan

Penyerahan ini sekaligus menegaskan komitmen DIY dalam mendukung atlet berprestasi yang membawa nama daerah ke tingkat global.

Hobi yang Menghasilkan Prestasi

Sri Paduka menegaskan bahwa perjalanan panjang Veda dan Ramadhipa di berbagai lintasan balap Eropa hingga kompetisi dunia menjadi bukti nyata.

Hobi yang dijalani dengan disiplin, proses yang benar, dan pendampingan yang tepat mampu menghasilkan prestasi membanggakan.

Sebagai pecinta otomotif, Sri Paduka mengaku mengikuti perkembangan kedua pembalap tersebut sejak awal. Ia menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang berhasil mereka raih di usia muda.

“Selamat ya Veda dan Ramadhipa. Tetap semangat dan terus belajar karena perjalanan kalian masih panjang. Saya berharap kalian menjadi role model bagi generasi muda DIY. Hobi bisa menghasilkan prestasi, tidak hanya membanggakan orang tua, tetapi juga membanggakan DIY. Dari Yogyakarta untuk Dunia,” ujar Sri Paduka.

Sri Paduka juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pendamping dalam perjalanan karier atlet otomotif.

Ia mengingatkan bahwa olahraga balap motor harus dijalani secara profesional, aman, dan bertanggung jawab.

“Teruslah berlatih, tetap ngegas, dan jangan lupa berdoa. Jadilah contoh bagi anak-anak muda yang ingin ngebut, tetapi ngebut yang benar. Jaga kesehatan, karena menang dan kalah merupakan bagian dari proses. Kalian bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga kebanggaan DIY. Selalu ingat, dari Yogyakarta untuk Dunia,” imbuhnya.

Baca juga  Bupati Gunungkidul Berangkatkan Gowes Blusukan Wanagama #4, Bukan Sekadar Olahraga

Pembalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan bertemu langsung dengan Sri Paduka.

Ia menyebut motivasi dan wejangan ini menjadi bekal penting menjelang debutnya di kelas Moto3 musim 2026 bersama Honda Team Asia.

“Kesempatannya luar biasa bisa bertemu langsung dengan Kanjeng. Banyak motivasi yang saya dapatkan dan itu membuat saya semakin semangat. Ini menjadi ilmu yang sangat berharga untuk perjalanan saya ke depan,” ungkap Veda.

Menghadapi tantangan di kelas Moto3 yang menuntut fisik, teknik, dan mental lebih kuat, Veda kini memfokuskan persiapan pada peningkatan kondisi fisik, latihan motor secara intensif, serta penguatan mental agar mampu bersaing dengan pembalap dunia lain.

Target di Red Bull Rookies Cup 2026

Sementara itu, pembalap muda asal Sleman, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menyampaikan bahwa dukungan Sri Paduka memberikan dorongan besar untuk meningkatkan prestasi pada musim balap 2026.

Ramadhipa akan kembali berlaga di ajang Red Bull Rookies Cup, salah satu kompetisi paling bergengsi bagi pembalap muda dunia.

Baca juga  Gudang Pabrik Bambu di Bantul Terbakar, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp1 Miliar

“Sri Paduka memberi motivasi dan mengucapkan selamat atas pencapaian saya dan Veda. Target saya tentu lebih baik dari tahun ini. Insyaallah saya bisa masuk top 3 dan membawa nama Yogyakarta semakin dikenal di dunia balap internasional,” ujar Ramadhipa.

Selain itu, Ramadhipa juga menunggu pengumuman terkait peluangnya tampil di European Talent Cup (ETC) atau Junior GP.

Untuk menghadapi musim kompetisi yang padat dan kompetitif, ia meningkatkan porsi latihan fisik dan teknik agar tampil lebih kuat dan konsisten.

“Saya harus memanfaatkan kesempatan tahun depan sebaik mungkin. Saya menambah latihan fisik supaya lebih kuat bertarung di musim 2026,” pungkasnya.

Kisah Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa menjadi narasi inspiratif bagi generasi muda DIY.

Keduanya membuktikan bahwa hobi balap motor, ketika dijalani dengan disiplin, dukungan keluarga, dan pembinaan yang tepat, mampu mengantarkan anak muda Yogyakarta menuju panggung dunia. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya