DPUPKP Kulon Progo Lakukan Survei Jalan, Susun Perencanaan Pembangunan 2026

Bagikan :
Survei Jalan/Foto: Kalurahan Giripeni

KabarJawa.com — Menjelang penghujung tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulon Progo mulai menggerakkan roda besar pembangunan infrastruktur.

Melalui Bidang Bina Marga, DPUPKP melaksanakan kegiatan survei jalan untuk menyusun perencanaan pembangunan tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah awal yang menentukan arah kemajuan infrastruktur daerah.

Kepala DPUPKP Kulon Progo, Arif Widiatmoko, menegaskan bahwa survei ini menjadi fondasi penting sebelum pelaksanaan pembangunan fisik dimulai.

“Perencanaan yang matang adalah kunci utama keberhasilan pembangunan jalan. Kami ingin memastikan setiap rupiah dari APBD benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Arif penuh keyakinan.

Survei Jalan jadi Tahap Kritis Perencanaan

Bidang Bina Marga mengerjakan perencanaan ini dengan dukungan anggaran dari APBD Perubahan Kabupaten Kulon Progo Tahun 2025.

Proses perencanaan dilakukan oleh konsultan profesional yang menghasilkan tiga dokumen utama: Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Spesifikasi Teknis.

Ketiga dokumen tersebut akan menjadi dasar kuat dalam menentukan arah pembangunan jalan, rekonstruksi, maupun pemeliharaan di tahun 2026.

Baca juga  Kompolnas Soroti Kinerja Humanis Polda DIY: Kunjungan Kerja Tiga Hari, Lahirkan Harapan jadi Role Model Nasional

Kegiatan ini mencakup berbagai jenis pekerjaan, dari pembangunan jalan baru, pemeliharaan berkala dan rutin jalan, hingga pemeliharaan jembatan yang tersebar di seluruh kapanewon di Kulon Progo.

Salah satu titik prioritas perencanaan terletak di ruas jalan Watuombo–Pergiwatu, tepatnya di kawasan persawahan Ngancar, Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo.

Penanganan perencanaan di lokasi ini menjadi tanggung jawab CV. Karsa Prawira sebagai konsultan perencana.

Langkah awal tim DPUPKP adalah melakukan konfirmasi kepada pihak pengusul, baik dari tingkat kapanewon, kalurahan, maupun hasil aspirasi anggota DPRD. Setelah itu, tim turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei teknis.

Survei panjang dan lebar jalan menjadi data dasar yang kemudian diolah oleh konsultan. Dari hasil pengolahan tersebut, tim menentukan jenis penanganan yang paling sesuai dengan kondisi aktual.

Pada ruas Watuombo–Pergiwatu, survei menemukan fakta bahwa kondisi jalan telah rusak berat dan berada di area persawahan dengan tanah yang kurang stabil.

Berdasarkan temuan itu, konsultan perencana menetapkan perbaikan dengan konstruksi beton bertulang sebagai solusi terbaik untuk memastikan ketahanan jangka panjang.

Baca juga  KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Dekorasi Natal di Stasiun dan Kereta Sambut Nataru 2025/2026

“Jenis tanah di sana tidak mendukung jika hanya menggunakan lapisan aspal biasa. Beton bertulang menjadi pilihan ideal agar jalan tidak cepat rusak,” jelas Arif.

Namun demikian, panjang jalan tetap bergantung pada pagu anggaran yang tersedia. DPUPKP menegaskan bahwa jika dana belum mencukupi, penanganan akan berjalan secara bertahap hingga tuntas.

Dari Gambar ke Aksi

Setelah semua survei dan pengolahan data selesai, hasil perencanaan dijabarkan dalam dokumen DED, RAB, dan Spesifikasi Teknis.

Dokumen tersebut menjadi dasar pengadaan jasa konstruksi dan pedoman pelaksanaan fisik pekerjaan di lapangan.

Arif menyebut bahwa tahapan ini bukan sekadar formalitas administratif. DED dan RAB berfungsi sebagai panduan teknis yang mengikat agar seluruh pekerjaan konstruksi berjalan efisien, transparan, dan sesuai standar.

“Dengan perencanaan yang kuat, kami bisa memastikan bahwa proses pembangunan tidak asal cepat selesai, tetapi benar-benar kokoh, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Survei dan perencanaan yang kini berjalan akan menjadi pijakan penting dalam membangun wajah baru infrastruktur Kulon Progo pada tahun 2026.

Baca juga  Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, BPPTKG Catat Ratusan Gempa dan Guguran Lava dalam Sepekan

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat jaringan jalan agar mobilitas masyarakat meningkat dan perekonomian lokal semakin bergerak.

“Setiap jalan yang kami bangun bukan hanya beton dan aspal. tetapi jalan menuju kesejahteraan masyarakat Kulon Progo,”ujarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya