DPRD DIY Sebut Tak Ada Pemangkasan Anggaran Subsidi Trans Jogja, Hanya Pergeseran Sementara

Bagikan :
Pemangkasan Anggaran Subsidi Trans Jogja/Foto: Warga

KABARJAWA– Di tengah merebaknya isu pemangkasan anggaran subsidi Trans Jogja dalam APBD DIY Tahun Anggaran 2026, DPRD DIY akhirnya angkat bicara.

Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, menegaskan bahwa kabar yang beredar itu keliru. Ia menyatakan bahwa tidak ada pemangkasan anggaran, melainkan hanya pergeseran sementara untuk menyesuaikan skala prioritas pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Sekarang ini kondisi keuangan daerah maupun pusat itu tidak dalam keadaan baik-baik saja. Jadi, kami perlu melakukan penyesuaian. Tapi saya tegaskan, itu bukan pemangkasan, hanya pergeseran sementara untuk skala prioritas yang lebih mendesak,” kata Nur Subiyantoro.

Infrastruktur Jalan jadi Prioritas Mendesak

Nur menjelaskan, salah satu kebutuhan yang lebih mendesak adalah perbaikan infrastruktur jalan provinsi. Saat ini, kondisi jalan provinsi di DIY baru sekitar 63 persen dalam keadaan baik. Artinya, hampir setengah jaringan jalan masih butuh penanganan serius.

“Sarana jalan provinsi kita masih jauh dari mapan. Baru 63 persen yang bisa disebut baik, sisanya banyak yang rusak. Itu sebabnya sebagian anggaran digeser dulu untuk memperbaiki jalan,” ungkapnya.

Baca juga  Dari Rp60 Jadi Rp500: Tarif Trans Jogja Pelajar Resmi Naik Per 1 Januari 2026

Pergeseran anggaran ini, menurut Nur, dilakukan sementara. Ia memastikan bahwa pada perubahan anggaran 2026, dana untuk subsidi Trans Jogja akan diajukan kembali agar tidak mengganggu pelayanan transportasi publik.

Kofirmasi tentang Pemangkasan Anggaran Subsidi Trans Jogja

Meski ada pergeseran, DPRD DIY menegaskan subsidi Trans Jogja tetap aman. Bahkan, untuk tahun anggaran 2025, alokasi subsidi tetap utuh sebesar Rp 87 miliar.

“Pelayanan Trans Jogja tetap jalan. Subsidi tahun ini tetap Rp 87 miliar, tidak ada pemotongan. Kalau untuk 2026 memang ada pergeseran Rp 6,8 miliar, tapi jumlahnya masih besar, masih di angka Rp 80-an miliar,” jelas Nur.

Ia juga menekankan bahwa Trans Jogja sudah 17 tahun lebih mendapat dukungan penuh dari Pemda DIY. Oleh karena itu, pergeseran anggaran tidak akan mengganggu jalannya operasional maupun layanan transportasi bagi masyarakat.

Isu pemangkasan anggaran juga memunculkan kekhawatiran publik tentang kemungkinan adanya pengurangan kru atau kenaikan tarif Trans Jogja. Namun, Nur memastikan hal itu tidak akan terjadi.

Baca juga  DPRD dan Pemda DIY Sahkan Perda Baru tentang Pengelolaan Pelabuhan Perikanan

“Dalam pembahasan, kita sepakat tidak boleh ada pengurangan kru karena itu bisa berdampak pada pengangguran. Tarif juga tidak boleh naik. Itu sudah jadi komitmen,” tegasnya.

Meski begitu, DPRD DIY mendorong PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku pengelola Trans Jogja untuk terus berinovasi.

Nur menyarankan agar PT AMI bisa membuka kerja sama dengan pihak swasta, misalnya lewat sektor periklanan di armada bus, sehingga beban APBD bisa berkurang sedikit demi sedikit.

“Kami minta PT AMI tidak hanya bergantung pada subsidi. Mereka harus kreatif. Bisa kerja sama dengan pihak swasta, bisa lewat periklanan atau inovasi lain, agar operasional lebih mandiri,” ujarnya.

Pernyataan tegas dari DPRD DIY ini sekaligus menepis keresahan publik yang sempat merebak. Banyak masyarakat khawatir bahwa kabar pemangkasan anggaran akan berimbas pada layanan Trans Jogja, baik dari sisi jumlah armada, kru, maupun tarif.

“Kami ingin meluruskan isu. Tidak ada pemangkasan. Pergeseran ini hanya sementara dan akan dikembalikan lagi saat perubahan anggaran,” tutup Nur Subiyantoro. (ef linangkung)

Baca juga  Serangkaian Kecelakaan Libatkan Trans Jogja, JPW Desak Evaluasi Menyeluruh Pengelola

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid