DLH Kota Jogja Pasang 9 Trash Barrier Baru di Empat Sungai Utama, Pengawasan Sampah Sungai Diperketat

Bagikan :
Trash barrier dipasang di sungai untuk menjaring sampah dari hulu. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KabarJawa.com – Pemerintah Kota Jogja menambah sembilan unit trash barrier pada 2026 untuk memperkuat pengendalian sampah sungai di wilayah perkotaan. Penambahan itu membuat total alat penahan sampah yang beroperasi di Kota Jogja kini mencapai 27 unit.

Langkah tersebut dilakukan di tengah persoalan sampah sungai yang masih menjadi pekerjaan rumah serius, terutama saat musim hujan ketika aliran sampah dari wilayah hulu meningkat drastis.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja memfokuskan pemasangan tambahan trash barrier di empat sungai utama, yakni Sungai Code, Sungai Winongo, Sungai Gajah Wong, dan Sungai Manunggal. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta

Kepala DLH Kota Jogja, Rajwan Taufiq, mengatakan distribusi pemasangan dilakukan berdasarkan tingkat kerawanan sampah di masing-masing wilayah sungai.

Sungai Winongo mendapat tambahan paling banyak, yakni tiga unit. Sementara Sungai Code, Gajah Wong, dan Manunggal masing-masing memperoleh dua unit tambahan.

“Pemasangan dilakukan di kawasan perbatasan dengan Sleman, wilayah tengah kota, hingga perbatasan dengan Bantul,” ujar Rajwan.

Sampah Hulu Masih Jadi Ancaman

DLH Kota Jogja menilai keberadaan trash barrier kini semakin vital karena aliran sampah rumah tangga dari wilayah hulu masih kerap masuk ke kawasan kota melalui sungai.

Baca juga  Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Rabu 29 Juli 2026: Keberangkatan dari Stasiun Tugu, Wates, dan YIA

Saat hujan deras turun, sampah plastik, kayu, hingga limbah domestik sering menumpuk di sejumlah titik aliran sungai.

Di beberapa lokasi, petugas bahkan harus membersihkan tumpukan sampah yang tersangkut sebelum debit air meningkat dan memicu penyumbatan.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan kota, tetapi juga meningkatkan risiko banjir dan pencemaran air.

DLH berharap sistem penahan sampah ini bisa memutus aliran limbah dari luar daerah sekaligus mencegah sampah dari Kota Jogja terbawa hingga ke wilayah hilir.

“Harapannya sampah dari Sleman tidak masuk ke Kota Jogja, masyarakat Kota Jogja juga tidak membuang sampah ke sungai, dan tidak ada sampah dari Kota Jogja yang mengalir ke Bantul,” kata Rajwan.

60 Petugas Sungai Disiagakan

Selain menambah infrastruktur pengendali sampah, DLH Kota Jogja juga mengerahkan 60 petugas kebersihan sungai atau ulu-ulu setiap hari.

Mereka bertugas menyisir aliran sungai, memantau kondisi trash barrier, sekaligus mengangkat sampah yang tertahan di alat tersebut.

Pemantauan dilakukan setiap hari kerja. Sedangkan pembersihan rutin dilakukan minimal dua kali dalam sepekan.

Baca juga  Nikmati Momen Religius dan Romantis di Festival Lampion Candi Prambanan Bareng Orang Tersayang

Di lapangan, proses pembersihan sering memakan waktu lebih lama ketika volume sampah meningkat setelah hujan malam sebelumnya.

Petugas kemudian memilah sampah sebelum dibawa ke unit pengolahan. Tahapan itu meliputi penimbangan, pencatatan, hingga pengeringan agar penanganan lebih efektif.

DLH menilai sistem tersebut membantu mempercepat pengelolaan sampah sungai sekaligus memudahkan pemetaan sumber pencemar.

Sungai Jadi Fokus Penataan Lingkungan Kota

Pemkot Jogja juga menjadikan trash barrier sebagai bagian dari strategi penataan kawasan sungai berbasis lingkungan.

Selain pengendalian sampah, pemerintah terus mengembangkan infrastruktur pengolahan limbah seperti IPAL terpadu, IPAL komunal, hingga tangki septik komunal.

Program penataan bantaran sungai melalui Gerakan M3K atau Mundur, Munggah, Madep Kali juga tetap dilanjutkan.

Pemantauan kualitas air sungai dilakukan berkala, termasuk pengecekan saluran drainase dan outlet IPAL yang bermuara langsung ke aliran sungai.

Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas permukiman dan kepadatan kawasan perkotaan di Jogja.

Hingga pembaruan terbaru, DLH Kota Jogja masih terus memetakan titik rawan pembuangan sampah liar sambil memperkuat edukasi ke masyarakat. Pemerintah berharap kebiasaan membuang sampah ke sungai perlahan bisa ditekan.

Baca juga  Inspektorat DIY Catat 632 Temuan BPK dengan 1.288 Rekomendasi, Tindak Lanjut Capai 92,39 Persen dan Terbaik se-Indonesia

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya