DIY Perpanjang Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, 400 Bencana Terjadi dalam 38 Hari

Bagikan :
Aktivitas petugas BPBD DIY menghadapi bencana Hidrometeorologi di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Ist)

KabarJawa.com – Pemerintah Daerah DIY memperpanjang status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi setelah rangkaian bencana terus terjadi sejak pertengahan Oktober.

BPBD DIY menyatakan perpanjangan ini mendesak karena intensitas hujan meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Januari hingga Februari mendatang.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, memastikan pihaknya memproses perpanjangan status siaga darurat hingga satu bulan ke depan.

Sebelumnya, SK Gubernur hanya berlaku hingga 19 November, namun kondisi cuaca yang tidak stabil mendorong BPBD DIY mengambil langkah cepat.

“Iya kita perpanjang, sedang berproses di Pak Gubernur, masih di Bu Sekda. Ini karena periode musim hujannya masih panjang dan curah hujannya mencapai puncaknya Januari, Februari,” ujar Ruruh pada Senin (24/11).

Musim Hujan Memanjang, BPBD DIY Bergerak Cepat

Ruruh menegaskan, status siaga darurat menjadi pintu penting dalam memastikan dukungan dari tingkat nasional.

Dengan status tersebut, BPBD DIY dapat menerima bantuan dari BNPB, mulai dari logistik hingga pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) jika diperlukan.

Baca juga  Musim Hujan Tiba, Pekalongan Siaga Darurat: Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

“Kalau belum ada SK siaga darurat maka BNPB tidak bisa masuk memberikan bantuan termasuk terkait OMC,” tegasnya.

BPBD DIY mencatat 400 kejadian bencana dalam rentang 15 Oktober hingga 22 November. Angka ini menunjukkan tingginya ancaman hidrometeorologi di wilayah DIY.

Rinciannya meliputi 314 titik cuaca ekstrem, 84 titik tanah longsor, dan 2 titik banjir. Data tersebut memperlihatkan kerentanan topografi DIY, terutama wilayah perbukitan dan kawasan urban yang padat.

Gunungkidul menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi. Daerah perbukitan karst ini menerima cuaca ekstrem dan tanah longsor dalam volume besar.

Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, dan Kulon Progo menyusul dengan sebaran kejadian yang variatif.

“Di Gunungkidul ada 108 titik cuaca ekstrem dan 24 titik tanah longsor; di Kota Yogyakarta ada 87 titik cuaca ekstrem dan 2 titik tanah longsor; di Bantul ada 48 titik cuaca ekstrem dan 1 titik tanah longsor; di Sleman ada 44 titik cuaca ekstrem dan 1 titik tanah longsor; serta di Kulon Progo ada 27 titik cuaca ekstrem, 56 titik tanah longsor, dan 2 titik banjir,” ungkap Ruruh.

Baca juga  BPBD Kota Yogyakarta Bakal Perpanjang Status Siaga Darurat Hidrometeorologi

Kesiapsiagaan Diperketat, Warga Diminta Tetap Waspada

Dengan perpanjangan status siaga darurat, BPBD DIY memperketat koordinasi antara kabupaten/kota, relawan, dan instansi terkait.

Setiap laporan kejadian kini ditindaklanjuti dengan respons cepat untuk menekan dampak kerusakan dan korban.

BPBD DIY juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal dekat tebing, bantaran sungai, serta kawasan rawan longsor dan banjir.

Curah hujan yang terus meningkat membuat ancaman dapat muncul kapan saja.

Status siaga darurat ini menunjukkan bahwa DIY memasuki fase musim hujan yang lebih panjang dan intens dibanding tahun sebelumnya.

Dengan 400 bencana dalam waktu singkat dan puncak hujan yang masih akan datang, BPBD DIY mengambil langkah cepat untuk menjaga kesiapsiagaan.

Ruruh menegaskan bahwa perpanjangan status ini menjadi peringatan bagi masyarakat DIY untuk bersiap menghadapi potensi bencana hingga awal tahun depan.

Ia menyebut semakin cepat semua pihak bergerak, semakin besar peluang untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi kerugian.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid