Diduga Gegara Lilin Sesajen, Rumah Warga Purwodadi Tepus Ludes Terbakar

Bagikan :
Tampak kondisi rumah milik Kismanto di Padukuhan Brongkol, Purwodadi, Tepus dilalap api pada Kamis (30/10/2025).

KabarJawa.com — Suasana pagi yang tenang di Padukuhan Brongkol, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul mendadak berubah mencekam. Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB, rumah milik Kismanto, yang akrab disapa Kliwon, dilalap si jago merah.

Dalam hitungan menit, api membesar dan melahap hampir seluruh bangunan, menyisakan puing-puing hangus dan kepulan asap pekat yang membubung tinggi ke udara.

Lilin Sesajen Diduga Jadi Sumber Api

Dari keterangan sejumlah warga, kebakaran itu bermula dari lilin sesajen yang digunakan dalam ritual kirim doa.

Lilin tersebut diletakkan di kamar tidur, di dekat nasi sajen sebagai wujud permohonan hasil panen yang melimpah. Namun, suasana khidmat ritual itu justru berubah menjadi bencana.

“Diduga lilin itu jatuh dan menyambar barang di sekitarnya hingga menimbulkan kebakaran,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian di lokasi.

Saat api mulai menjilat tirai dan perabotan di dalam kamar, pemilik rumah, Kismanto, sedang berada di ladang. Di rumah hanya ada anaknya, Tini, yang tanpa sadar menjadi saksi pertama dari peristiwa nahas itu.

Baca juga  Danrem 072/Pamungkas Bersama 1.250 Pelari Ikuti Merapi Run 2025, Kobarkan Semangat Sehat dan Dorong Sport Tourism Merapi

Warga Berjuang Padamkan Api

Tini yang melihat api tiba-tiba membesar langsung berteriak meminta pertolongan. Suaranya menggema di antara rumah penduduk, memecah keheningan pagi.

Warga yang mendengar teriakan itu segera berhamburan ke lokasi dengan membawa ember, timba, dan peralatan seadanya.

“Tini itu teriak-teriak minta tolong. Begitu kami datang, api sudah keluar dari jendela kamar,” tutur Tukijan, warga Purwodadi, yang ikut membantu pemadaman.

Ia menambahkan, api pertama kali muncul dari arah kamar tidur—tempat lilin sesajen diletakkan. Di tempat itu ada nasi sajen dan lilin menyala. Kemungkinan karena ditiup angin, lilin itu jatuh dan langsung menyambar benda di sekitar.

Warga berjuang sekuat tenaga memadamkan api dengan air sumur dan pasir. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya mereka tidak banyak membuahkan hasil.

Beberapa menit kemudian, petugas pemadam kebakaran datang untuk membantu memadamkan api yang sudah membakar hampir seluruh bagian rumah.

Kepulan asap hitam menutupi langit di atas padukuhan kecil itu. Bau hangus kayu bercampur dengan aroma plastik terbakar membuat beberapa warga menutup hidung dengan kain.

Baca juga  Baru 50 Persen Badan Publik Pemkot Yogyakarta Masuk Kategori Informatif, Trihastono Targetkan Semua Naik Kelas

Meski akhirnya api berhasil dijinakkan, sebagian besar bangunan, terutama bagian dapur, kamar tidur, dan ruang pakaian, sudah rata dengan tanah.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Puluhan Juta

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, seluruh isi rumah ludes terbakar.

Barang-barang berharga seperti pakaian, dokumen penting, dan peralatan rumah tangga ikut musnah dilahap api. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kismanto yang baru pulang dari ladang hanya bisa terpaku melihat rumahnya tinggal puing-puing. Ia tidak menyangka lilin yang dinyalakan dengan niat baik justru membawa malapetaka. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid