Bikin Kempes Kantong Pemkab, Belanja Pegawai Gunungkidul Melebihi Batas Nasional

Bagikan :
Belanja Pegawai Gunungkidul/Foto Ilustrasi: Freepik

KABARJAWA– Kantong keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul kian tercekik. Beban belanja pegawai terus menanjak hingga menembus 38 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Angka ini jelas melampaui batas nasional yang hanya membolehkan 30 persen. Situasi ini memicu kegelisahan, karena belanja aparatur berpotensi menggerus ruang fiskal untuk pembangunan dan pelayanan publik.

Belanja pegawai memang menjadi sorotan utama. Di tengah upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas fiskal, anggaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) justru melonjak tajam.

Pemicu Lonjakan Belanja Pegawai Gunungkidul

Rekrutmen besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir menjadi pemicu utama. Akibatnya, porsi anggaran publik yang seharusnya mengalir untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat malah terkuras untuk belanja rutin pegawai.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono, tidak menutup mata. Ia mengakui kondisi ini sebagai pekerjaan rumah yang sangat berat bagi Pemkab.

“Lonjakan belanja pegawai terjadi sebagai konsekuensi dari rekrutmen ASN dan PPPK beberapa tahun terakhir. Kami tetap berupaya menekan belanja pegawai dengan cermat, sembari meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Putro.

Baca juga  Satpol PP dan Bea Cukai Gerebek Peredaran Rokok Ilegal di Playen, Temukan Ratusan Bungkus tanpa Pita Cukai

Pemerintah daerah kini menggencarkan sejumlah langkah konkret. Digitalisasi pembayaran pajak, kerja sama intensif dengan perbankan, serta pengawasan lebih ketat di lapangan digarap untuk mendongkrak PAD. Putro menegaskan, efisiensi menjadi kunci agar fiskal Gunungkidul tidak semakin terpuruk.

DPRD Desak Efisiensi dan Keadilan Pajak

Nada tegas juga datang dari Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini. Dalam pembahasan APBD, ia menegaskan pihak legislatif sudah berulang kali menyoroti membengkaknya belanja pegawai.

“Peningkatan PAD memang harus menjadi fokus, tetapi jangan sampai membebani masyarakat kecil. Efisiensi belanja wajib ditegakkan, termasuk memangkas kegiatan seremonial dan honor tambahan yang tidak mendesak,” ujar Endang.

Endang mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah yang belum sehat menuntut kehati-hatian. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk taat membayar pajak. Tanpa itu, pelayanan publik seperti pembiayaan BPJS bagi warga kurang mampu bisa terganggu.

Kondisi ini membuat ruang fiskal Pemkab Gunungkidul kian sempit. Dengan 38 persen APBD tersedot untuk belanja pegawai, anggaran untuk pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi rakyat, hingga jaminan sosial berpotensi terpangkas.

Baca juga  Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa di Gunungkidul, PPK Dituntut Tingkatkan Kompetensi dan Integritas

Para pengamat keuangan daerah bahkan menilai fenomena ini sebagai alarm bahaya. Jika belanja pegawai terus membengkak tanpa diimbangi dengan peningkatan PAD dan efisiensi belanja, Pemkab bisa kehilangan kemampuan membiayai program strategis jangka panjang. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid