Anggaran Dana Desa Gunungkidul Anjlok dari Rp168,8 Miliar ke Rp51,9 Miliar, 21 Kalurahan Masih Menunggu Transfer Pusat

Bagikan :
123 kalurahan di Gunungkidul sudah menerima Dana Desa Termin 1 2026, sementara 21 lainnya masih menunggu transfer pusat. (KabarJawa)

KabarJawa.com – Penyaluran dana desa termin pertama tahun 2026 di Kabupaten Gunungkidul hampir selesai. Hingga Ahad, 11 April 2026, sebanyak 123 kalurahan telah menerima pencairan dana desa, sementara 21 kalurahan lainnya masih menunggu proses transfer dari pemerintah pusat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul menyatakan proses administrasi di tingkat kalurahan telah tuntas tanpa kendala berarti.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPMKP2KB Gunungkidul, Khoiru Rahmat, mengatakan seluruh kalurahan telah mengajukan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semua sudah mengurus. Tapi yang sudah cair sebanyak 123 kalurahan, sedangkan 21 kalurahan lainnya masih menunggu pencairan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Administrasi Selesai, Tinggal Proses Transfer

Menurut Khoiru, seluruh kalurahan telah melengkapi persyaratan pencairan, termasuk laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun 2025 serta penetapan Peraturan APBKal 2026.

Dengan kelengkapan tersebut, proses penyaluran saat ini hanya menunggu mekanisme transfer dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah menargetkan pencairan termin pertama dapat rampung pada pertengahan April 2026.

Baca juga  Jadwal Misa Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2025 di Gereja-Gereja Katolik Yogyakarta

Dana desa yang bersumber dari APBN disalurkan dalam dua tahap setiap tahun. Untuk kalurahan berstatus mandiri, pencairan tahap pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua 40 persen.

Sementara kalurahan berstatus maju menerima 40 persen pada tahap awal dan 60 persen pada tahap berikutnya.

Pagu Dana Desa Turun Signifikan

Di sisi lain, pemerintah daerah mencatat penurunan signifikan pada pagu dana desa tahun 2026. Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan RI Nomor S-104/PK/2025, total alokasi dana desa untuk Gunungkidul tahun ini sebesar Rp51,9 miliar.

Jumlah tersebut menurun dibandingkan alokasi tahun 2025 yang mencapai Rp168,8 miliar. Penurunan ini berdampak langsung terhadap besaran dana yang diterima masing-masing kalurahan.

Rata-rata kalurahan kini hanya menerima sekitar Rp300 juta, jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp1 miliar per kalurahan.

Program Infrastruktur Tertunda

Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh pemerintah kalurahan. Lurah Girisekar, Panggang, Sutarpan, menyebut penurunan anggaran membuat ruang gerak desa menjadi terbatas.

“Tahun ini kami hanya menerima sekitar Rp300 juta, turun dari Rp1,2 miliar pada 2025,” katanya.

Baca juga  Warga Karang Padang Tutup Tambang Urug, Lurah Serut Tegaskan Izin Belum Lengkap dan Tambang Ciptakan Konflik

Menurutnya, dana desa tetap digunakan untuk program prioritas seperti honor kader kesehatan, operasional PAUD, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Namun, sejumlah program pembangunan infrastruktur terpaksa ditunda karena keterbatasan anggaran.

“Program yang seharusnya terlaksana tahun ini terpaksa ditunda karena memang anggarannya tidak ada,” ujarnya.

Menunggu Pencairan untuk Realisasi Program

Kalurahan yang belum menerima dana desa saat ini masih menunggu kepastian transfer dari pemerintah pusat. Meskipun seluruh persyaratan telah dipenuhi, waktu pencairan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program di tingkat desa.

Pemerintah daerah berharap seluruh proses penyaluran dapat segera rampung agar program pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan sesuai rencana.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya