
KabarJawa.com— Suasana haru menyelimuti Bangsal Kepatihan siang itu ketika 274 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) menerima Surat Keputusan (SK) pensiun.
Para abdi negara yang memasuki masa purna tugas periode Januari–Juni 2026 tersebut menuntaskan perjalanan panjang pengabdian mereka.
Bangsal Kepatihan yang menjadi saksi dinamika birokrasi Yogyakarta kembali menghadirkan momen bersejarah.
PNS Pemda DIY Purna Tugas
Ratusan PNS dari 28 instansi, dari biro, inspektorat, badan, dinas, hingga Sekretariat DPRD, berkumpul untuk menerima SK pensiun sebagai tanda resmi berakhirnya masa tugas mereka.
Dari total 274 penerima SK, empat di antaranya merupakan pejabat JPT Pratama, 15 orang menduduki jabatan administrator, dan mayoritas, yakni 255 orang, berasal dari jabatan pengawas, fungsional, serta pelaksana.
Mereka datang dengan rekam jejak pengabdian yang beragam — mulai dari masa kerja terlama 40 tahun, hingga masa kerja terpendek 11 tahun 11 bulan.
Membacakan sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyampaikan pesan mendalam mengenai arti masa pensiun. Sri Paduka menegaskan bahwa pensiun bukanlah titik akhir kontribusi seorang ASN.
“Masa pensiun adalah waktu untuk terus berkontribusi, melalui aktivitas produktif maupun pengabdian sosial-kemasyarakatan. Ini adalah babak baru yang sarat peluang,” tegas Sri Paduka.
Sri Paduka juga menyampaikan apresiasi mendalam atas seluruh dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan waktu yang telah para PNS curahkan demi pelayanan publik.
Segala tenaga, pemikiran, bahkan pengorbanan waktu untuk keluarga merupakan wujud tanggung jawab yang mulia.
“Semoga masa pensiun Bapak/Ibu diliputi berkah dan kebahagiaan,” ungkapnya.
Pembekalan Pensiunan
Kepala BKD DIY, Hary Setiawan, melaporkan bahwa seluruh calon pensiunan telah mengikuti pembekalan pensiun yang meliputi materi mengenai keistimewaan Yogyakarta serta pelatihan kewirausahaan.
Pembekalan tersebut bertujuan membuka wawasan dan mempersiapkan para pegawai memasuki masa pensiun dengan lebih produktif dan percaya diri.
“Kami berharap bekal ini membantu para pegawai menghadapi masa purna tugas dengan kesiapan mental dan keterampilan yang memadai,” ujar Hary.
Di antara ratusan penerima SK, terdapat nama-nama yang selama ini menjadi figur penting di Pemda DIY.
- Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana
- Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik ,Sukamto
- Kadisdikpora DIY, Suhirman
- Kadinsos DIY, Endang Patmintarsih
Mewakili seluruh penerima SK pensiun, Tri Saktiyana menyampaikan pesan penuh ketulusan yang menggetarkan ruangan.
Dengan suara bergetar, ia mengingat kembali perjalanan panjang pengabdian yang kini tiba di garis akhir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah membimbing dan melindungi kami. Hari ini kami sampai kepada garis finish, yakni pensiun,” ucapnya.
Tidak lupa, ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi selama bertugas.
“Mewakili semua rekan yang pensiun, dari hati terdalam kami memohon maaf lahir dan batin,” lanjutnya.
Menutup kesannya, Tri Saktiyana menitipkan harapan besar bahwa hubungan antara para pensiunan dan rekan yang masih aktif bekerja dapat tetap terjalin dalam suasana kekeluargaan.
“Mohon menerima kami ketika bersilaturahmi. Semoga yang masih mengemban amanah negara senantiasa mendapat kekuatan, dan kami siap membantu demi kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” pungkasnya. (ef linangkung)