20 Gunungan Lintas Iman di Kelurahan Klitren, Wujud Harmoni Kerukunan Umat Beragama di Kota Yogyakarta

Bagikan :
20 Gunungan Undhuh-undhuh tampilkan wajah toleransi Yogyakarta. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KABARJAWA – Kelurahan Klitren kembali meneguhkan identitas Kota Yogyakarta sebagai kota toleransi dan keberagaman. Pada Minggu, 8 Juni 2025, ratusan warga dari berbagai agama mengikuti Kirab Gunungan Undhuh-undhuh 2025, menampilkan 20 gunungan lintas iman sebagai simbol syukur dan keharmonisan antarpemeluk agama.

Tepat pukul 09.00 WIB, kirab dimulai dari Kantor Kelurahan Klitren, menyusuri Jalan Solo, Jalan Dr. Wahidin, hingga Embung Langensari. Di bawah langit yang mendung namun tetap hangat oleh semangat kebersamaan, masyarakat berjalan beriringan dengan penuh antusias.

Partisipasi dalam kirab ini melibatkan umat dari enam agama besar di Indonesia—Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu—yang masing-masing menciptakan gunungan dengan sentuhan khas spiritualitas dan nilai-nilai budaya mereka. Tak hanya itu, sekolah, perguruan tinggi, dan komunitas lokal juga turut meramaikan.

Gunungan-gunungan yang diarak tidak hanya berisi hasil bumi, tetapi juga menyiratkan harapan, kerja sama, dan semangat kebhinekaan.

Tujuh andong kehormatan turut memperindah prosesi. Warga dan wisatawan yang menonton di sepanjang rute menyambut dengan antusias, tak lupa mengabadikan momen-momen unik tersebut.

Baca juga  DIY Siapkan Raperda Pembangunan Kepariwisataan 2026–2045, Sultan Tegaskan Sinergi jadi Kunci

Kirab sempat berhenti di depan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman, tempat diadakannya pertunjukan sendratari religius yang mengisahkan pertemuan simbolik Kyai dan Nyai Klitren—dua tokoh spiritual yang merepresentasikan toleransi, keharmonisan, dan semangat kebangsaan.

Doa Bersama Enam Tokoh Agama

Usai pertunjukan, enam tokoh agama memimpin pemberkatan gunungan. Dalam suasana khidmat, mereka memanjatkan doa-doa dari masing-masing tradisi spiritual. Meski sempat diguyur hujan deras, para peserta tetap bertahan, menganggap hujan sebagai rahmat dan berkah penyerta kirab lintas iman tersebut.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, hadir dalam kirab dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.

“Kita syukuri hasil kerja keras melalui budaya dan kebersamaan. Kirab ini menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan, tetapi bisa kita praktikkan secara konkret,” ujar Hasto.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi kepada generasi muda sebagai kekuatan sejati bangsa.

Kolaborasi Budaya dan Doa Bersama

Ketua Panitia, Joko Pamungkas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara GKJ Gondokusuman, Rintisan Kelurahan Budaya (RKB) Klitren, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta.

Baca juga  FTI UAJY Sambut Mahasiswa Internasional dalam Summer Program 2026 Bertema Pengelolaan Limbah

“Kirab ini bukan sekadar perayaan budaya. Ini menjadi momentum penting memperkuat identitas Kota Yogyakarta sebagai kota toleransi. Keragaman bukan hal yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan,” tegas Joko.

Ia berharap kirab ini dapat terus dilanjutkan sebagai tradisi tahunan yang memperkuat solidaritas dan harmoni antarumat beragama.

Kirab Gunungan Undhuh-undhuh 2025 di Klitren menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu.

Dengan partisipasi lintas iman dan kolaborasi komunitas, Yogyakarta sekali lagi menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar narasi, tetapi realitas yang hidup dalam budaya masyarakatnya.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya