
Kabarjawa – Menjelang musim mudik, warga Kota Semarang kini tak perlu khawatir lagi dengan keamanan kendaraan pribadi yang ditinggalkan di rumah. Polrestabes Semarang menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis di kantor polisi selama masa mudik.
Program ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan pulang kampung.
Layanan Penitipan Kendaraan Gratis
Untuk mengurangi risiko pencurian selama periode mudik, Polrestabes Semarang membuka kesempatan bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya di kantor polisi, baik di Markas Polsek maupun Polrestabes. Penitipan ini dijamin aman 24 jam dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian.
Syarat penitipannya pun sangat mudah. Warga hanya perlu membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau bukti kepemilikan kendaraan lainnya saat menitipkan.
Data kendaraan akan dicatat oleh petugas untuk mempermudah proses pengambilan setelah mudik.
Patroli Intensif di Rumah Kosong
Selain layanan penitipan kendaraan, Polrestabes Semarang juga meningkatkan patroli keamanan di kawasan perumahan yang ditinggal mudik.
Langkah ini diambil untuk meminimalisasi potensi tindak kriminal seperti pencurian atau perampokan di rumah kosong.
Masyarakat diimbau untuk melaporkan keberangkatan mudiknya melalui layanan telepon 110 atau aplikasi Libas. Dengan informasi tersebut, pihak kepolisian bisa memantau area tempat tinggal warga yang ditinggalkan.
Layanan Pengaduan 110 dan Aplikasi Libas
Tak hanya fokus pada keamanan rumah dan kendaraan, Polrestabes Semarang juga membuka kanal pengaduan bagi warga yang mengalami tindak kejahatan atau aksi premanisme.
Layanan pengaduan bisa diakses melalui nomor 110 atau aplikasi Libas yang memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian secara cepat dan mudah.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan kondusif selama masa mudik, baik bagi warga yang meninggalkan rumah maupun mereka yang tetap tinggal di Kota Semarang.
Dengan adanya layanan penitipan kendaraan gratis, patroli intensif, serta kemudahan akses laporan melalui 110 dan aplikasi Libas, warga Semarang kini dapat mudik dengan lebih tenang.
Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis untuk menjaga kendaraan, tetapi juga memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.
Pastikan untuk memanfaatkan layanan ini agar perjalanan mudik Anda lebih nyaman dan bebas dari kekhawatiran.(Kabarjawa)