
Kabarjawa – Universitas Airlangga (Unair) kembali menerapkan peraturan unik dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun 2025. Peraturan tersebut mengharuskan seluruh peserta mengenakan sandal selop hitam yang disediakan oleh panitia.
Kebijakan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan strategi untuk meningkatkan keamanan dan integritas ujian dengan mencegah potensi kecurangan.
Upaya Pencegahan Kecurangan Melalui Sandal Selop
Pelaksanaan UTBK di Unair berlangsung dengan prosedur ketat. Setiap peserta yang datang diwajibkan mengenakan pakaian formal putih dan hitam.
Sebelum memasuki ruang ujian, mereka diarahkan ke ruang transit untuk mengganti sepatu dengan sandal selop berwarna hitam. Sandal ini dibagikan langsung oleh petugas pengawas ujian.
Setelah berganti sandal, peserta diminta melepaskan seluruh benda berbahan logam dari tubuh mereka. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat deteksi logam untuk memastikan tidak ada alat komunikasi atau perangkat lain yang disembunyikan. Baru setelah proses ini selesai, peserta diizinkan masuk ke ruang ujian.
Alasan Penggunaan Sandal Selop di UTBK Unair
Langkah ini diambil karena sepatu sering dianggap sebagai salah satu titik yang sulit dijangkau alat pendeteksi logam. Berdasarkan pengalaman di sejumlah tempat, ditemukan indikasi penggunaan sepatu sebagai tempat menyimpan alat komunikasi untuk melakukan kecurangan dalam ujian.
Meski di Unair belum pernah ditemukan kasus serupa, pihak kampus tetap mengedepankan upaya pencegahan yang maksimal.
Metode penggunaan sandal selop ini bukanlah hal baru di Unair. Sudah tiga tahun berturut-turut kebijakan ini diterapkan dan menjadi bagian dari protokol tetap selama UTBK berlangsung. Unair menilai pendekatan ini efektif dalam menciptakan suasana ujian yang adil dan kondusif.
UTBK SNBT Unair 2025: 14.600 Peserta di 8 Lokasi
Untuk tahun 2025, UTBK SNBT di Unair diikuti oleh 14.600 peserta. Ujian dilaksanakan dalam 18 sesi yang tersebar selama sembilan hari di delapan lokasi yang telah ditentukan. Pelaksanaan ujian dibagi dengan sistem pengawasan ketat demi menjamin kelancaran serta kredibilitas proses seleksi.
Kebijakan wajib memakai sandal selop hitam di UTBK SNBT Universitas Airlangga merupakan langkah preventif untuk menghindari potensi kecurangan yang kian canggih.
Meski belum ditemukan pelanggaran di lingkungan kampus ini, Unair tetap mengedepankan integritas dan keadilan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Dengan pelaksanaan ujian yang terorganisir dan pengawasan maksimal, Unair berkomitmen mencetak generasi mahasiswa yang unggul dan berintegritas tinggi.(Kabarjawa)