
KabarJawa.com – Perjalanan terakhir Sri Susuhunan Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi, Raja Surakarta Hadiningrat, menjadi momen yang penuh haru bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.
Sosok yang dikenal sebagai pemimpin Solo selama lebih dari dua dekade ini akan dimakamkan di kompleks pemakaman raja-raja Mataram, yaitu di Astana Pajimatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Prosesi pemakaman rencananya akan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, dengan seluruh tata upacara adat keraton yang sakral dan penuh penghormatan.
Sehingga, nantinya bakal ada iring-iringan dari Keraton Surakarta menuju lokasi pemakaman. Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut rute lengkap pemakaman Raja Surakarta PB XIII mulai dari Solo sampai Jogja.
Rute Iring-iringan dari Solo
Prosesi iring-iringan jenazah Sri Susuhunan Pakubuwono XIII akan dimulai dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Setelah itu, rombongan akan melewati beberapa titik penting di Kota Solo, yakni:
- Alun-alun Selatan
- Perempatan Gading
- Perempatan Gemblengan
- Perempatan Nonongan
- Loji Gandrung
Rute tersebut menjadi bagian awal dari perjalanan panjang menuju Yogyakarta, dan di sepanjang jalannya diperkirakan masyarakat akan turut berdiri di sisi jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang raja.
Perjalanan Menuju Yogyakarta

Setelah meninggalkan Kota Surakarta, iring-iringan akan memasuki wilayah Yogyakarta melalui beberapa titik, dimulai dari kawasan Prambanan. Kemudian dilanjutkan ke arah:
- Simpang Proliman
- Simpang Raden Ronggo
- Simpang Angkasa
- Simpang Maguwoharjo
- Simpang Janti
- Simpang Blok O
- Simpang Ketandan
- Simpang Karangturi
- Simpang Gondowulung
- Simpang Empat Grojokan
- Simpang Tiga Ngoto
- Simpang Tiga Sugito
- Simpang Jejeran
- Pasar Imogiri
- Patung Kuda
- Pasar Imogiri Lama
- Simpang Tiga Pundung
- Terminal Jimatan
Dan berakhir di Astana Pajimatan Imogiri, tempat peristirahatan terakhir para raja Mataram.
Waktu dan Pengaturan Lalu Lintas
Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengungkap bahwa rombongan diperkirakan akan memasuki wilayah Yogyakarta sekitar pukul 09.30 WIB, tergantung pada waktu keberangkatan dari Surakarta.
Singkatnya, iring-iringan akan melintasi Jalan Solo, dilanjutkan ke Ring Road Selatan, kemudian melalui Gondowulung, Simpang Karang Wuri, hingga menuju Jalan Imogiri Timur dan berakhir di kompleks makam raja-raja Imogiri.
Kepolisian juga menyiapkan pengamanan ketat di sepanjang jalur yang dilalui, termasuk pengaturan lalu lintas agar prosesi berjalan lancar dan tertib.
“Dengan melibatkan personil gabungan Polda, Polresta Sleman dan Polres Bantul. Kami juga terus menjalin koordinasi secara intensif dengan Polda Jateng dan Polresta Surakarta terkait rencana keberangkatan jenazah dan rute yang akan dilalui,” ucap Kombes Pol Ihsan, dilansir KabarJawa.com pada Selasa, 4 November 2025.
Sementara, warga masyarakat yang ingin menyaksikan atau ikut mengantarkan jenazah diimbau untuk menjaga ketertiban serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Adapun diketahui bahwa perjalanan dari Solo menuju Imogiri ini bukan hanya sekadar rute fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna.
Iring-iringan tersebut bakal menjadi simbol penghormatan terakhir masyrakat kepada pemimpin yang telah menorehkan jejak penting dalam sejarah Keraton Surakarta Hadiningrat.***