Tanah Gerak Ancam Pekalongan: Puluhan Rumah Rusak, Warga Mengungsi

Bagikan :

Kabarjawa – Bencana tanah gerak kembali melanda Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Desa Trajumas dan Desa Garungwiyono, Kecamatan Kandangserang. Akibatnya, puluhan rumah mengalami kerusakan, dengan beberapa di antaranya rusak parah hingga tak bisa lagi dihuni. Situasi ini memaksa sejumlah warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dampak Tanah Gerak di Desa Trajumas

Fenomena tanah gerak yang terjadi sejak Senin (20/1) pukul 11.30 WIB telah merusak 37 rumah warga. Dari jumlah tersebut, empat rumah mengalami kerusakan parah dan dihuni oleh empat kepala keluarga. Selain itu, satu bangunan tempat pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta beberapa akses jalan juga mengalami kerusakan.

Rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat di antaranya:

  • Rumah milik Arja Winata di Dukuh Trajumas RT 02 RW 01 (6 jiwa)
  • Rumah milik Wiasih di Dukuh Trajumas RT 03 RW 01 (3 jiwa)
  • Rumah milik Lukman Hakim di Dukuh Purwodadi RT 10 RW 05 (5 jiwa)
  • Rumah milik Wahyono di Dukuh Trajumas RT 02 RW 01
Baca juga  Banjir Melanda Grobogan, Ratusan Warga Terdampak dan Tanggul Jebol

Sementara itu, 33 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan yang tersebar di tiga pedukuhan, yaitu Dukuh Trajumas (27 rumah), Dukuh Karangwringin (5 rumah), dan Dukuh Purwodadi (1 rumah).

Selain merusak rumah, bencana tanah gerak juga menyebabkan retakan dan amblesnya beberapa ruas jalan, di antaranya:

  • Jalan di Dukuh Trajumas
  • Jalan di Dukuh Purwosari
  • Jalan penghubung Desa Trajumas-Bodas
  • Jalan penghubung Desa Trajumas-Lengsar

Dampak di Desa Garungwiyono

Tak hanya Desa Trajumas, Desa Garungwiyono juga terdampak tanah gerak. Sebanyak 33 rumah warga mengalami keretakan pada dinding dan lantai akibat pergeseran tanah yang terus terjadi. Meskipun belum ada laporan rumah roboh, kondisi ini cukup mengkhawatirkan bagi keselamatan warga.

Langkah Pemerintah dan Rencana Relokasi

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui tim teknis saat ini tengah melakukan asesmen terhadap wilayah terdampak sekaligus mempersiapkan lokasi relokasi bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Kepala Desa Trajumas menyatakan bahwa pihaknya telah menyediakan lahan yang aman dari ancaman tanah gerak dan berharap pemerintah dapat membantu proses relokasi warga.

Baca juga  Sudah Dipantau 10 Tahun, Ini Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Jono Tancep Ngawen Gunungkidul

Fenomena tanah gerak di Kabupaten Pekalongan menimbulkan dampak yang cukup serius, merusak puluhan rumah dan infrastruktur jalan.

Pemerintah bersama masyarakat tengah berupaya mencari solusi terbaik, termasuk rencana relokasi bagi warga yang terdampak.

Dengan adanya langkah konkret dari pemerintah dan kepedulian semua pihak, diharapkan warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera mendapatkan hunian yang lebih aman.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid