Penggerebekan Rumah Produksi Mercon di Bangkalan, Polisi Amankan Dua Orang dan Sita Berkilo-kilo Bahan Peledak

Bagikan :
Penggerebekan Rumah Produksi Mercon di Bangkalan, Polisi Amankan Dua Orang dan Sita Berkilo-kilo Bahan Peledak
Penggerebekan Rumah Produksi Mercon di Bangkalan, Polisi Amankan Dua Orang dan Sita Berkilo-kilo Bahan Peledak(Sumber gambar: ilustrasi: pinterest/Irgi)

Kabarjawa – Bangkalan, Madura kembali menjadi sorotan setelah aparat kepolisian berhasil penggerebekan rumah produksi mercon di dua lokasi berbeda. Penggerebekan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan pada Jumat (7/3/2025) dini hari.

Berlanjut dari operasi sebelumnya di Desa Keleyan, Kecamatan Socah. Dalam operasi ini, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam produksi petasan ilegal serta menyita sejumlah besar bahan peledak yang berbahaya.

Penggerebekan di Dua Lokasi Berbeda

Dua lokasi yang menjadi sasaran penggerebekan berada di Desa Jambu dan Desa/Kecamatan Burneh. Dari kedua lokasi ini, polisi berhasil menyita berbagai bahan peledak yang digunakan dalam pembuatan mercon.

Tim kepolisian menemukan sejumlah besar bahan berbahaya seperti serbuk mercon, serbuk arang, aluminium powder, serta sendawa.

Meskipun bahan-bahan ini tergolong low explosive atau memiliki daya ledak rendah, tumpukan bahan baku tersebut tetap berisiko tinggi dan mampu menyebabkan kehancuran besar jika terjadi ledakan.

Barang Bukti dan Temuan Polisi

Dalam penggerebekan sebelumnya di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, polisi menyita setidaknya satu kwintal bubuk petasan yang telah dikemas dalam beberapa bungkusan. Tak hanya itu, lebih dari 1000 mercon jenis sreng dor siap edar juga ditemukan dalam operasi ini.

Baca juga  Dua Pelaku Pembobolan Sekolah di Bangkalan Diringkus, Terlibat Pencurian Motor

Dua orang yang diamankan dari penggerebekan tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian guna mengungkap lebih lanjut keterlibatan mereka dalam produksi dan distribusi mercon ilegal ini.

Himbauan dari Kepolisian

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi maupun membeli mercon. Selain melanggar hukum, aktivitas ini juga membahayakan keselamatan diri sendiri serta orang lain.

“Kami mengajak masyarakat untuk merayakan Idul Fitri tanpa mercon. Ledakan dari petasan bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berisiko tinggi menyebabkan kebakaran dan ledakan besar yang bisa meratakan rumah,” ujar Hafid.

Penggerebekan rumah produksi mercon di Bangkalan ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat tentang bahaya petasan ilegal.

Dengan diamankannya dua orang serta disitanya berkilo-kilo bahan peledak, polisi terus berupaya menekan produksi dan peredaran mercon demi menjaga keamanan warga.

Masyarakat diharapkan lebih sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh petasan dan memilih alternatif perayaan yang lebih aman.

Pihak kepolisian juga akan terus melakukan patroli dan razia untuk memastikan peredaran mercon di wilayah Bangkalan bisa ditekan semaksimal mungkin.(Kabarjawa)

Baca juga  Penukaran Uang Baru di Kota Pasuruan Sepi Peminat, Minim Sosialisasi Jadi Penyebab

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya