
KabarJawa.com– Kawasan wisata Pantai Sepanjang kini menghadirkan wajah baru yang lebih tertata, terang, dan nyaman bagi wisatawan.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyelesaikan pemasangan lampu penerangan jalan di sepanjang kawasan pantai tersebut sekaligus memastikan legalitas usaha bagi para pedagang lokal.
Penataan kawasan ini langsung mendapat perhatian dari Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, yang turun meninjau lokasi bersama jajaran pemerintah daerah.
Ia memastikan seluruh infrastruktur pendukung pariwisata berfungsi optimal demi meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat.
Pemerintah daerah mengubah wajah destinasi wisata tersebut secara bertahap, dari penerangan, fasilitas air bersih, hingga penataan ruang publik dan kepastian hukum bagi pelaku UMKM.
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul Rampung
Perubahan paling mencolok terlihat saat matahari mulai condong ke barat. Deretan lampu penerangan yang baru terpasang kini menyala terang di sepanjang jalur wisata pantai.
Pemerintah memasang lampu penerangan mulai dari gerbang masuk hingga ujung paling barat kawasan pantai. Kehadiran lampu ini langsung memberikan dampak yang terasa dalam waktu singkat.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyebut lampu tersebut telah menyala selama dua hari terakhir dan langsung menghidupkan suasana kawasan wisata.
Menurutnya, wisatawan mulai berdatangan sejak sore hari untuk menikmati suasana pantai menjelang berbuka puasa. Aktivitas ngabuburit di kawasan pantai pun semakin ramai.
“Keberadaan lampu tersebut membawa dampak positif secara instan. Area pantai mulai dipadati wisatawan yang ingin menikmati suasana sore hari atau ngabuburit, bahkan tetap ramai hingga setelah waktu berbuka puasa,” ujar Endah saat melakukan peninjauan, Jumat (13/3/2026).
Lampu-lampu tersebut tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga meningkatkan rasa aman bagi wisatawan yang beraktivitas hingga malam hari.
Selain penerangan, pemerintah juga mulai menyelesaikan kebutuhan dasar lain yang selama ini menjadi keluhan pedagang, yakni ketersediaan air bersih.
Instalasi sambungan jaringan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kini sudah terpasang di bagian belakang kios para pedagang.
Petugas hanya tinggal menyelesaikan tahap penghubungan dengan sumber air utama sebelum air bersih dapat digunakan secara penuh. Keberadaan fasilitas air bersih ini diharapkan dapat menunjang aktivitas pedagang kuliner sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata.
Penataan Parkir dan Jalur Pejalan Kaki
Penataan kawasan Pantai Sepanjang juga menyasar persoalan parkir yang sempat ramai di media sosial. Pemerintah daerah menyiapkan rencana lanjutan dengan memanfaatkan bekas lahan kios lama.
Dinas Pekerjaan Umum akan menata ulang area tersebut menjadi jalur pedestrian dan talut pengaman kawasan pantai. Dengan penataan ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan di area publik.
Pemerintah akan melaksanakan proyek tersebut secara bertahap sesuai dengan perencanaan yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Lahan tersebut akan kami jadikan jalur pejalan kaki dan talut. Langkah ini untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang parkir di area publik,” kata Endah.
Kabar paling menggembirakan datang bagi para pelaku UMKM di kawasan wisata ini. Sebanyak 109 pedagang resmi mengantongi surat kekancingan sebagai izin pemanfaatan tanah Sultan Ground.
Keraton Yogyakarta menerbitkan surat tersebut sebagai bentuk legalitas penggunaan lahan milik Kesultanan. Dengan adanya izin tersebut, para pedagang kini memiliki kepastian hukum untuk menjalankan usaha mereka.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa kepastian hukum ini memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha. Yang lebih menggembirakan, proses pengurusan izin tersebut berjalan secara cepat dan 100 persen gratis tanpa biaya bagi para pedagang.
“Para pedagang sekarang dapat berdagang dengan tenang tanpa kekhawatiran akan adanya penggusuran atau gangguan hukum di masa depan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap keberhasilan penataan kawasan Pantai Sepanjang dapat menjadi model pengembangan destinasi wisata lain di wilayah tersebut.
Penataan yang terintegrasi antara infrastruktur, ruang publik, serta kepastian hukum bagi pedagang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mendukung program penataan kawasan wisata agar pembangunan berjalan lancar.
Dengan penerangan yang memadai, fasilitas dasar yang terus dibenahi, serta kepastian hukum bagi pelaku UMKM, Pantai Sepanjang kini juga menghadirkan harapan baru bagi geliat ekonomi masyarakat pesisir Gunungkidul. (ef linangkung)