Deretan Skandal Polisi Polda Jateng Awal 2025 yang Menghebohkan Publik

Bagikan :
Deretan Skandal Polisi Polda Jateng Awal 2025 yang Menghebohkan Publik
Deretan Skandal Polisi Polda Jateng Awal 2025 yang Menghebohkan Publik(Sumber gambar : ilustrasi: pinterest/Luis Manuel Ramirez)

Kabarjawa – Skandal polisi! Awal tahun 2025 menjadi sorotan tajam bagi Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) akibat beberapa kasus kontroversial yang melibatkan anggotanya.

Sejumlah kejadian mencuat ke permukaan dan memicu reaksi keras dari masyarakat. Berikut rangkuman kasus-kasus yang menarik perhatian publik.

1. Penembakan Siswa SMK oleh Aipda Robig

Kasus pertama yang mengguncang publik adalah penembakan siswa SMK oleh Aipda Robig Zaenudin, anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang.

Peristiwa ini terjadi di depan minimarket di Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Semarang, pada 24 November 2024. Akibat kejadian tersebut, seorang remaja berinisial GRO tewas setelah peluru menembus pinggang kanannya. Dua remaja lainnya, A dan S, juga mengalami luka akibat tembakan.

Aipda Robig langsung menjalani sidang etik dan menerima putusan pemberhentian tidak dengan hormat. Kini ia resmi ditahan di Rutan Kelas 1 Semarang, dan berkas perkaranya telah dilimpahkan ke pengadilan.

2. Pemerasan Pasangan Remaja oleh Aiptu Kusno dan Aipda Roy Legowo

Kasus selanjutnya menyoroti aksi pemerasan yang dilakukan Aiptu Kusno dan Aipda Roy Legowo, anggota SPKT Polsek Tembalang. Keduanya memeras sepasang remaja yang kedapatan nongkrong di dalam mobil di kawasan Semarang Utara pada 31 Januari 2025.

Baca juga  Pembangunan Tol Jogja-Solo: Simpang Susun Prambanan dan Jembatan Kaliworo Menjadi Ikon Baru Infrastruktur

Dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), Aiptu Kusno dijatuhi sanksi demosi selama 8 tahun, sementara Aipda Roy Legowo mendapat sanksi demosi selama 7 tahun. Hukuman yang lebih berat bagi Kusno diberikan karena ia memiliki catatan pelanggaran disiplin sebelumnya.

3. Salah Tangkap dan Intimidasi oleh Aipda IR

Kasus lain yang mengundang amarah publik adalah tindakan salah tangkap yang dilakukan Aipda IR, anggota Polsek Geyer, Polres Grobogan.

Kusyanto, seorang pencari bekicot, menjadi korban salah tangkap dan mengalami kekerasan fisik serta intimidasi. Tuduhan pencurian yang diarahkan kepadanya ternyata tidak terbukti.

Kapolres Grobogan telah meminta maaf secara langsung kepada Kusyanto. Namun, proses hukum terhadap Aipda IR tetap berlanjut di Propam Polres Grobogan.

4. Dugaan Pembunuhan Bayi oleh Brigadir AK

Kasus paling menggemparkan datang dari Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jateng, di mana Brigadir AK diduga membunuh anak kandungnya yang baru berusia dua bulan.

Kejadian ini dilaporkan oleh DJP, ibu korban, pada 5 Maret 2025 setelah menemukan kejanggalan pada kematian anaknya.

Baca juga  SMP Kemala Bhayangkari Hadir di Karanganyar, Usung Konsep Sekolah Modern dan Inovatif

Brigadir AK kini ditahan dan menjalani patsus selama 30 hari untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Hubungan antara Brigadir AK dan DJP diketahui tidak terikat pernikahan resmi, meskipun korban adalah anak kandungnya.

Serangkaian skandal yang melibatkan anggota Polda Jateng di awal 2025 menjadi bukti nyata bahwa pembenahan internal di tubuh kepolisian sangat dibutuhkan.

Kasus-kasus ini tidak hanya merusak citra Polri di mata masyarakat, tetapi juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Polda Jateng perlu mengambil langkah tegas untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Masyarakat pun menunggu hasil dari proses hukum yang berjalan, dengan harapan keadilan ditegakkan seadil-adilnya.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid