Pemkab Gunungkidul Siapkan Penataan Pantai Sepanjang Berkonsep Jimbaran, 109 Kios Dibongkar

Bagikan :
Penataan kawasan Pantai Sepanjang Gunungkidul setelah pembongkaran kios. (Eln)

KabarJawa.com — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memulai penataan kawasan Pantai Sepanjang, Kapanewon Tanjungsari, dengan mengadopsi konsep pengelolaan wisata seperti Pantai Jimbaran di Bali.

Sebanyak 109 kios pedagang di bibir pantai telah dibongkar sebagai tahap awal penataan kawasan wisata terpadu.

Pembongkaran tersebut dilakukan untuk membuka ruang publik di sepanjang garis pantai dan menyiapkan pembangunan infrastruktur pendukung, antara lain talud, kios permanen, jalur pedestrian, serta pengembangan aktivitas wisata malam hari.

Pemerintah menyatakan langkah ini ditujukan untuk menciptakan kawasan wisata yang tertib, aman, dan bernilai ekonomi.

Kondisi Pantai Sepanjang Setelah Pembongkaran Kios

Pantauan di lokasi pada Rabu (7/1/2026) menunjukkan area Pantai Sepanjang kini terbuka tanpa bangunan kios di bibir pantai. Seluruh pedagang telah memindahkan lapak ke sisi utara jalan kawasan pantai.

Proses pembersihan sisa material bangunan masih dilakukan oleh petugas bersama pedagang. Dengan terbukanya area pantai, pandangan ke laut lepas kini tidak lagi terhalang bangunan semi permanen yang sebelumnya berdiri di sepanjang garis pantai.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meninjau langsung lokasi pembongkaran untuk memastikan pelaksanaan sesuai kesepakatan. Ia menyampaikan bahwa proses pembongkaran mengacu pada surat perjanjian yang telah ditandatangani oleh seluruh pedagang.

Baca juga  Pariwisata DIY 2026: Bantul Melambat, Gunungkidul Melonjak, Kulon Progo Panen Wisata Sunset Viral

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 7 Januari, sesuai dengan surat perjanjian yang dibuat oleh 109 pedagang. Kami memastikan bahwa pada tanggal ini semua lapak di pinggir pantai sudah tidak ada atapnya. Sekarang tinggal pembersihan,” ujar Endah.

Menurut Endah, kerja sama pedagang menjadi bagian dari tahapan awal penataan kawasan Pantai Sepanjang sebelum pembangunan infrastruktur dilakukan.

Pembangunan Talud dan Penyempurnaan Kios Dimulai 2026

Pemkab Gunungkidul merencanakan kelanjutan penataan kawasan pada triwulan pertama 2026. Pemerintah akan menyempurnakan kios permanen yang telah dibangun sebelumnya dengan menambah fasilitas pendukung.

“Kiosnya sebenarnya sudah ada, tetapi akan kami sempurnakan, termasuk penambahan wastafel dan sekat partisi agar lebih layak dan nyaman. Pada triwulan pertama ini juga kami mulai membangun talud,” kata Endah.

Pembangunan talud dan penataan kawasan akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul. Sementara itu, pengelolaan kawasan direncanakan berada di bawah Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga.

Selain talud, pemerintah merancang pembangunan jalur pedestrian selebar 2,5 meter dengan panjang sekitar 550 meter di sepanjang kawasan pantai. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp3 miliar sehingga skema pembiayaan masih dibahas.

Baca juga  20 Lokasi Wisata Jogja yang Bisa Diakses Pakai Bus Trans Jogja, Murah dan Praktis

“Pedestrian ini akan kami bicarakan lebih lanjut karena anggarannya cukup besar. Nantinya kami akan berkolaborasi, PU mengerjakan talud dan pedestrian, sementara kios kami lanjutkan pembangunannya dan kami lengkapi dengan tanaman keras di sepanjang jalur pedestrian,” ujarnya.

Aspek lingkungan juga menjadi bagian dari penataan. Dinas Pariwisata akan melakukan konservasi dengan menanam pandan di bagian bawah talud.

“Tadi kami sudah mencari pandan. Nanti kami tanam di bawah talud sebagai upaya konservasi agar pantai tetap alami dan terlindungi,” kata Endah.

Pengelolaan Kawasan dan Konsep Wisata Malam

Setelah penataan selesai, Pemkab Gunungkidul akan menerapkan sistem pengelolaan kawasan yang lebih tertib. Pemerintah akan melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, dan pedagang dalam penyusunan aturan bersama.

Endah menegaskan tidak akan ada lagi pengkaplingan area pantai untuk payung atau lapak. Penerangan kawasan juga akan dipasang agar Pantai Sepanjang dapat beroperasi pada siang dan malam hari.

“Kalau sudah ditata, tidak boleh ada pengkaplingan payung maupun tikar. Semua harus tertib. Kami juga akan memasang lampu penerangan melalui Dinas Perhubungan supaya kawasan ini bisa dibuka siang dan malam,” ujarnya.

Baca juga  Libur Panjang Sekolah Segera Tiba, Dinas Pariwisata Gunungkidul Imbau Wisatawan dan Pelaku Usaha Patuhi Protokol dan Aturan Layanan

Konsep Jimbaran akan diterapkan pada malam hari dengan memperbolehkan pedagang menggelar meja dan kursi di pasir pantai. Ketentuan tersebut berlaku dengan mempertimbangkan kondisi air laut dan pengawasan tim SAR.

Pada pukul 06.00 WIB, seluruh peralatan harus kembali ke kios, dilanjutkan dengan pembersihan pantai rutin yang dipimpin Kelompok Sadar Wisata dan didampingi Dinas Pariwisata.

Pemkab Gunungkidul memperkirakan penataan kawasan akan berdampak pada peningkatan pendapatan pedagang seiring dibukanya aktivitas wisata siang dan malam. Pemerintah juga membuka peluang pengembangan kegiatan seni dan pertunjukan musik di kawasan pantai.

Untuk penyempurnaan kawasan, Pemkab Gunungkidul mengusulkan dukungan Dana Keistimewaan DIY guna melanjutkan pembangunan hingga pintu gerbang Pantai Sepanjang sepanjang sekitar 530 meter.

“Mudah-mudahan tahun ini penataannya bisa paripurna. Setelah ini berjalan dengan baik, kami juga akan mulai merencanakan penataan di pantai-pantai lain,” kata Endah.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid