Pemkot Yogyakarta Tegaskan Transformasi LPMK jadi Pirukunan Tuwanggana sebagai Mitra Strategis Kelurahan

Bagikan :
Dialog LPMK/Foto: Pemkot Yogyakarta

KabarJawa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta mempertegas komitmennya dalam memperkuat partisipasi masyarakat melalui perubahan kelembagaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) yang kini resmi berganti nama menjadi Pirukunan Tuwanggana.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa perubahan nomenklatur ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pembangunan berbasis partisipasi warga.

Pergub DIY tentang Pirukunan Tuwanggana

Hasto menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta menjalankan tindak lanjut implementasi Pergub DIY Nomor 12 Tahun 2025 tentang Tuwanggana serta Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

Berdasarkan regulasi tersebut, terdapat enam mitra kelurahan yang memegang peran vital dalam pembangunan wilayah, yaitu RT, RW, PKK, Posyandu, Karang Taruna, dan LPMK yang kini disebut Tuwanggana.

“Nama Tuwanggana adalah identitas baru yang diberikan oleh Bapak Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk memperkuat peran LPM di seluruh wilayah DIY. Kita tidak mengubah ketentuan Pergub, namun kita menambahkan satu poin strategis terkait penguatan fungsi pengawasan,” ujar Hasto.

Baca juga  Berapa Tarif Tol Solo-Jogja 2025? Ini Rincian Biaya Perjalanan dan Golongan Kendaraan

Hasto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta menambahkan pasal mengenai tugas Tuwanggana dalam membantu lurah menjalankan fungsi perencanaan dan pengawasan pembangunan di tingkat kelurahan.

Penambahan poin ini dilakukan karena proses perencanaan pembangunan melalui Musrenbang membutuhkan sinergi berbagai elemen, mulai dari konsultan perencana, konsultan hukum, hingga konsultan pengawas.

“Tuwanggana tidak hanya menjadi mitra, tetapi menjadi pengawas yang memastikan setiap rencana berjalan sesuai kepentingan warga,” tegas Hasto.

Selain membahas Tuwanggana, Hasto juga menyinggung isu yang tengah dibahas publik, termasuk rencana pengesahan Perda Retribusi Sampah yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD Kota Yogyakarta.

Ia menilai, peran Tuwanggana juga akan dibutuhkan untuk menyaring aspirasi masyarakat terkait kebijakan-kebijakan baru yang bersentuhan langsung dengan warga.

Tuwanggana Menjadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Warga

Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya menambahkan bahwa perangkat daerah memiliki tanggung jawab struktural sesuai kewenangannya, sementara kelurahan berperan sebagai pelaksana teknis yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Karena kelurahan bersentuhan langsung dengan warga, Tuwanggana diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Tuwanggana harus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil warga, bukan sekadar formalitas,” jelasnya.

Baca juga  BBWS Brantas Tangani Longsor di Proyek Bendungan Bagong Trenggalek, Pembangunan Tetap Berjalan

Aman menegaskan bahwa keberadaan Tuwanggana sangat penting untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pengusulan program, pengawasan, hingga evaluasi pembangunan.

Dengan masa bakti pengurus selama lima tahun dan peluang dipilih kembali, Tuwanggana diarahkan menjadi lembaga yang berkelanjutan dan adaptif.

Transformasi LPMK menjadi Tuwanggana tidak hanya menjadi perubahan administratif, tetapi juga bentuk lahirnya model baru partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Yogyakarta.

Pemerintah berharap kehadiran Tuwanggana mampu menjawab tantangan pembangunan di era modern, sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Yogyakarta.

Dengan langkah strategis ini, Pemkot Yogyakarta menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya dilakukan pemerintah.

Pembangunan adalah hasil kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kemasyarakatan yang berkomitmen menciptakan wilayah yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Ketua Tuwanggana Giwangan, Yanto, turut menyampaikan harapannya dalam forum tersebut. Ia menilai bahwa koordinasi antara pemerintah dan Tuwanggana harus semakin solid dalam lima tahun mendatang.

“Mudah-mudahan lima tahun ke depan kita tetap semangat dan terus berbuat untuk Kota Yogyakarta. Kami siap mendampingi pemerintah dalam melayani masyarakat dan memastikan setiap program pembangunan memberi manfaat nyata,” kata Yanto. (ef linangkung)

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Siapkan Perwal Tuwanggana, Perkuat Peran Kelurahan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid