
KabarJawa.com – Kejadian tak biasa menyelimuti Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi (25/1/2026).
Upacara penghormatan dan pelepasan jenazah tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang menjadi korban kecelakaan pesawat, diwarnai insiden mengejutkan.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri saat tengah memimpin jalannya prosesi upacara.
Kronologi Kejadian Menteri KKP Pingsan
Berdasarkan kabar yang beredar, diketahui bahwa upacara awalnya berjalan khidmat. Menteri Trenggono terlihat berdiri tegap di podium inspektur upacara saat pembawa acara membacakan nama-nama korban yaitu Kapten Andy Dahananto, Ferry Irawan, dan Yoga Noval Prakoso.
Namun, beberapa saat kemudian, kondisi fisik Menteri Trenggono mulai menunjukkan perubahan.
Ia terlihat memejamkan mata serta memegang hidungnya beberapa kali. Tak lama berselang, ia menyentuh dasinya seolah merasa sesak.
Trenggono kemudian menoleh ke belakang dan memanggil ajudannya. Saat membisikkan sesuatu kepada ajudan, tubuh Menteri Trenggono tampak sempoyongan.
Puncaknya, tubuh sang menteri limbung dan terjatuh hingga kepalanya dilaporkan sempat membentur lantai. Insiden ini sontak membuat para pegawai KKP yang hadir berteriak histeris.
Sejumlah staf segera berlarian memberikan pertolongan dan mengevakuasi Menteri ke ruangan aman untuk pemulihan.
Adapun momen detik-detik sang menteri ambruk pun terekam kamera dan kini telah beredar luas di media sosial.
Pingsan karena Kelelahan
Terkait insiden ini, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, yang langsung mengambil alih tugas sebagai inspektur upacara, memberikan klarifikasi.
Didit memastikan bahwa kondisi Menteri Trenggono saat ini sudah membaik setelah mendapatkan penanganan medis.
Ia mengungkapkan bahwa pemicu utamanya adalah faktor kelelahan. Sementara, dikabarkan bahwa saat ini sang menteri sudah sadarkan diri.
“Gapapa, kecapean,” ungkapnya usai kegiatan.
Kilas Balik Tragedi Pesawat KKP
Untuk diketahui, upacara ini digelar sebagai penghormatan terakhir bagi para pahlawan kelautan yang gugur dalam tugas.
Pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT yang disewa KKP dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, (17/1) saat melakukan penerbangan surveilans maritim dari Yogyakarta menuju Makassar.
Pesawat tersebut kemudian ditemukan jatuh di kawasan pegunungan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Tim DVI Polda Sulsel telah berhasil mengidentifikasi seluruh korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga hari ini.
Kelelahan
Jadi kesimpulannya, penyebab Menteri KKP, Trenggono pingsan karena kelelahan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan.
Diketahui pula bahwa saat ini kondisi sang menteri sudah siuman. Kemudian, hingga kini video momen Trenggono pingan telah beredar di media sosial dan ramai menjadi perbincangan.***