
KabarJawa.com– Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) meneguhkan eksistensi sebagai organisasi perantau yang berpengaruh.
Mereka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 secara meriah di halaman CBD Ciledug Family Mall, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (13/12/2025) malam.
Ratusan warga Gunungkidul di perantauan memadati lokasi acara sejak pagi hari. Mereka datang dengan semangat kebersamaan dan harapan besar terhadap masa depan organisasi tersebut.
Perayaan HUT ke-55 IKG
Peringatan HUT ke-55 ini menjadi momentum reflektif bagi IKG dalam menegaskan peran sebagai wadah silaturahmi, penguatan solidaritas sosial, sekaligus penggerak ekonomi warga Gunungkidul yang merantau di berbagai daerah, khususnya di wilayah Banten dan sekitarnya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menghadiri langsung peringatan tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas kiprah IKG selama 55 tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa warga Gunungkidul di perantauan memiliki kontribusi besar terhadap pengurangan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
IKG secara aktif membuka jejaring kerja, menciptakan peluang usaha, serta mendorong generasi muda Gunungkidul untuk berani mengadu nasib di perantauan.
“Saya berterima kasih kepada IKG karena telah membantu mengurangi pengangguran. IKG mengajak anak-anak kita, generasi Gunungkidul, untuk berani bekerja, berani mandiri, dan berani merantau demi masa depan yang lebih baik,” ujar Endah dengan penuh keyakinan.
Bupati Endah juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memandang sebagai melainkan mitra strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Gunungkidul.
Ia berharap pada usia ke-55 ini, IKG mampu semakin solid, adaptif terhadap perubahan zaman, serta responsif terhadap tantangan ketenagakerjaan dan ekonomi global.
IKG Teguhkan Komitmen untuk Generasi Muda
Ketua Umum IKG dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT ke-55 menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di perantauan.
Organisasi ini akan terus membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda Gunungkidul untuk belajar, bekerja, dan berkembang secara mandiri di perantauan.
“IKG akan terus berkomitmen menjadi rumah bersama bagi warga Gunungkidul di perantauan. Kami ingin IKG menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan kesiapan IKG untuk terus bersinergi dengan Pemkab Gunungkidul serta pemerintah daerah setempat dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan warga.
Gubernur Banten turut hadir dalam acara tersebut. Ia memberikan apresiasi terhadap peran aktif IKG dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perantauan.
IKG berhasil menunjukkan bahwa organisasi paguyuban mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah tanpa kehilangan identitas budaya asal.
“IKG menjadi contoh bagaimana organisasi kedaerahan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan, menjaga keharmonisan sosial, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten,” ujar Gubernur.
Gubernur Banten juga mendorong IKG untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat kolaborasi lintas daerah, serta memperluas manfaat organisasi tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Panitia HUT ke-55 IKG mengisi rangkaian acara dengan berbagai kegiatan kebersamaan, silaturahmi, serta hiburan. Kegiatan ini melibatkan pengurus dan anggota IKG dari berbagai wilayah.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai perayaan tersebut, mencerminkan kuatnya ikatan emosional antarwarga Gunungkidul di perantauan.
Melalui momentum peringatan ini, seluruh pihak berharap sinergi antara IKG, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi semakin kuat.
Kolaborasi tersebut akan mendorong peningkatan kesejahteraan, membuka peluang kerja yang lebih luas.
Selain itu, hal ini memperkuat posisi warga Gunungkidul sebagai komunitas perantau yang mandiri, solid, dan berdaya saing tinggi. (ef linangkung)