Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 di Palembang Hasilkan Piagam Palembang untuk Penguatan Ekonomi Syariah

Bagikan :
Digelar di Palembang, Forum Ekonomi Sumatera 2026 dorong sinergi lintas sektor dan lahirkan Piagam Palembang untuk ekonomi syariah inklusif.

KabarJawa.com – Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 resmi digelar di Palembang, Sumatera Selatan, pada 20 April 2026. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga industri keuangan syariah guna memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Sumatera. Forum yang berlangsung di Auditorium UIN Raden Fatah Jakabaring ini juga menghasilkan dokumen strategis bernama Piagam Palembang sebagai rekomendasi kebijakan pengembangan ekonomi syariah regional.

Palembang Dipilih karena Nilai Strategis Ekonomi dan Sejarah

Forum ini diselenggarakan oleh Kabar Grup Indonesia (KGI) bersama UIN Raden Fatah Palembang, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumatera Selatan, serta Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Sumatera Selatan. Pemilihan Palembang sebagai tuan rumah dinilai memiliki alasan kuat, baik dari sisi ekonomi maupun historis.

CEO KGI Upi Asmaradana menyebut Palembang memiliki posisi strategis sebagai simpul ekonomi di Sumatera bagian selatan. Selain pertumbuhan ekonomi yang stabil, kota ini juga memiliki rekam jejak panjang sebagai pusat perdagangan sejak era Sriwijaya.

“Dengan digelarnya forum ini diharapkan dapat mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Sumatera, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan akademisi,” ujarnya.

Baca juga  ASN Bisa Work From Anywhere (WFA) Mulai 24-27 Maret 2025, Simak Aturannya!

Ia juga menekankan bahwa forum ini menjadi sarana untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional.

Dorongan Sinergi Lintas Sektor Masih Dibutuhkan

Pulau Sumatera dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Potensi tersebut didukung oleh mayoritas penduduk Muslim, pertumbuhan UMKM, serta aktivitas perdagangan dan industri yang terus berkembang.

Meski demikian, penguatan ekosistem ekonomi syariah dinilai masih memerlukan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga industri keuangan syariah.

Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Muhammad Adil menilai Palembang sebagai lokasi forum sangat relevan karena memiliki sejarah panjang dalam peradaban ekonomi.

“Oleh karenanya kami berharap kegiatan yang dilaksanakan di sini dapat menghasilkan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti di forum yang lebih besar,” ujarnya.

Bahas Kebijakan hingga Penguatan Ekonomi Riil

Forum ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari kementerian dan lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah se-Sumatera, pelaku industri keuangan syariah, pengusaha, akademisi, hingga mahasiswa dan komunitas ekonomi syariah.

Sejumlah tokoh hadir sebagai narasumber, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Nazaruddin Umar yang diwakili oleh Dirjen Bimas Islam Prof Abu Rokhmad, Asisten II Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Basyaruddin Akhmad, perwakilan Bank Syariah Indonesia Palembang, Baznas Sumatera Selatan, HIPMI Syariah Sumatera Selatan, serta akademisi dari UIN Raden Fatah Palembang.

Baca juga  UMP 2026 Segera Diumumkan, Menaker Isyaratkan Adanya Kejutan

Diskusi dibagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama mengangkat tema penguatan ekosistem keuangan syariah melalui sinergi kebijakan, regulasi, dan industri. Sementara sesi kedua membahas peran ekonomi syariah sebagai strategi pembangunan daerah dan penguatan sektor ekonomi riil.

Piagam Palembang Jadi Rekomendasi Strategis Nasional

Sebagai hasil utama forum, KGI bersama UIN Raden Fatah merumuskan Piagam Palembang, yaitu dokumen berisi rekomendasi strategis untuk pengembangan ekonomi syariah di tingkat regional.

Dokumen ini akan diserahkan kepada Menteri Agama RI sebagai bentuk komitmen bersama para pemangku kepentingan. Penyusunannya melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, regulator, akademisi, pelaku usaha, hingga lembaga sosial keagamaan.

Piagam Palembang menegaskan bahwa ekonomi syariah harus menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Rekomendasi di dalamnya mencakup penguatan sinergi kebijakan pusat dan daerah, pengembangan industri halal, optimalisasi keuangan sosial syariah seperti zakat dan wakaf produktif, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis nilai-nilai syariah, termasuk penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca juga  Apakah THR Pensiun Juga Cair Awal Puasa Ramadhan 2026? Ramai Pernyataan Menkeu Soal Pencairan Tunjangan ASN
Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 di Palembang menghasilkan Piagam Palembang sebagai rekomendasi penguatan ekonomi syariah regional.

Peluncuran KabarSumatra.com Perkuat Ekosistem Informasi

Forum ini juga menjadi momentum peluncuran KabarSumatra.com, platform media digital yang berfokus pada isu ekonomi, bisnis, investasi, dan pembangunan di wilayah Sumatera.

Kehadiran media ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem informasi ekonomi regional serta menghadirkan perspektif lokal yang lebih konstruktif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai wilayah dengan kontribusi penting terhadap perekonomian Indonesia, Sumatera dinilai membutuhkan media yang dapat mengangkat potensi daerah secara lebih mendalam, mulai dari sektor industri, UMKM, hingga ekonomi syariah dan pembangunan berbasis sumber daya.

Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Syariah

Dalam rangkaian kegiatan, Menteri Agama RI menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Ekonomi Syariah Indonesia yang diwakili oleh Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Hamdan Juhannis.

Dalam sambutannya, Hamdan memberikan motivasi kepada peserta forum untuk tetap menghargai proses dalam meraih cita-cita.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid